Meskipun aturan di atas kertas menjamin kesetaraan pendapatan, praktik di lapangan menunjukkan perlunya sinkronisasi yang lebih baik antara regulasi, anggaran, dan realitas pendapatan honorer.
Bagi para tenaga honorer yang akan beralih status, penting untuk memahami komponen penghasilan yang akan diterima agar tidak terjadi kekecewaan di kemudian hari.
Bagi pemerintah, evaluasi kebijakan ini menjadi keniscayaan untuk menjaga kepercayaan publik dan mencapai tujuan reformasi kepegawaian yang sesungguhnya. ***
