Pilihan akhirnya jatuh kepada Mokodoludut yang saat itu telah tumbuh menjadi pria dewasa yang arif, cerdas, dan memiliki karisma kepemimpinan yang kuat.
Melalui konsensus para Bogani, Mokodoludut secara resmi diangkat sebagai Punu' Molantud (Raja atau pemimpin tertinggi yang dihormati).
Momen pengangkatan lewat Mobakid ini menandai berakhirnya era kepemimpinan klan yang terpisah-pisah, dan menjadi titik nol berdirinya Kerajaan Bolaang Mongondow.
Menyatukan Totabuan dan Membangun Pusat Pemerintahan
Setelah diangkat menjadi raja pertama, langkah krusial yang dilakukan oleh Mokodoludut adalah membangun pusat pemerintahan.
Berdasarkan kesepakatan, dibangunlah Istana Punu' Molantud di kawasan Bumbungon, Dumoga.
Di bawah kepemimpinan Mokodoludut, Kerajaan Bolaang Mongondow mulai menata struktur sosial dan politiknya.
Beliau berhasil meredam ego sektoral para Bogani dan menyatukan mereka di bawah satu panji kebesaran.
Berikut adalah beberapa pencapaian penting pada masa awal kerajaan ini:
