Faktor Penyebab Keterlambatan
Beberapa faktor yang menyebabkan keterlambatan pencairan TPG 100% di daerah antara lain:
1. Kapasitas fiskal daerah yang berbeda-beda. Beberapa daerah dengan APBD yang lebih besar mungkin lebih siap mencairkan tambahan TPG ini.
2. Proses birokrasi yang panjang di tingkat daerah. Anggaran dari pusat harus melalui beberapa tahap sebelum akhirnya cair ke rekening guru.
3. Masalah koordinasi antara instansi terkait, khususnya untuk guru pendidikan agama yang gajinya dibayar pemda tetapi tunjangan profesinya ditangani Kementerian Agama.
4. Sistem pencairan yang masih melalui daerah, bukan langsung dari pusat ke rekening guru.
Harapan Para Guru
Menyikapi kondisi ini, banyak guru yang berharap pemerintah pusat dan daerah dapat segera menyelesaikan permasalahan ini.
Mereka juga berharap ada penjelasan resmi dari pemerintah mengenai jadwal pasti pencairan TPG 100% dalam THR dan gaji ke-13.
"Semoga ke depan ada penjelasan dari pihak pemerintah pusat maupun pemerintah daerah terkait sejauh mana perkembangannya. Apakah memang anggaran TPG ini, TPG 100% 2025 ini akan dibayarkan tahun ini atau seperti apa? atau kapan realisasinya. Setidaknya jika ada penjelasan dari pusat, dari pemerintah kepada rekan-rekan guru, maka guru sudah ada gambaran," harap seorang guru.
