Berita

Jangan Sampai Salah! Ini Cara Cek Desil Bansos 2026 Lewat HP dengan NIK KTP, Pencairan PKH dan BPNT Mei Sedang Berlangsung

Redaksi 0 6 menit 3 halaman

Langkah-langkah:

    • Unduh aplikasi "Cek Bansos" di Play Store (Android) atau App Store (iOS)
    • Buka aplikasi dan buat akun terlebih dahulu
    • Lengkapi data yang diminta: NIK, nomor KK, nama lengkap, dan alamat domisili
    • Unggah foto KTP dan foto selfie untuk verifikasi
    • Tunggu verifikasi selesai, lalu login ke akun
    • Pilih menu "Cek Bansos"
    • Masukkan NIK KTP
    • Klik "Cari Data" untuk melihat informasi status bansos, desil, dan periode penyaluran

    Melalui aplikasi ini, masyarakat juga bisa melihat informasi pemeringkatan kesejahteraan yang lebih detail. Untuk angka desil yang paling akurat, masyarakat dapat bertanya langsung kepada pendamping PKH atau petugas operator SIKS-NG di tingkat desa atau kelurahan, karena mereka memiliki akses data real-time.

    Apa yang Harus Dilakukan Jika Nama Tidak Terdaftar?

    Apabila setelah melakukan pengecekan nama tidak muncul sebagai penerima bansos, ada beberapa kemungkinan penyebab berdasarkan sistem DTSEN:

      • Naik kelas (audit lapangan): Kondisi ekonomi keluarga dinilai telah membaik sehingga angka desil naik di atas 4.
      • Anomali data: Terjadi ketidaksinkronan data antara Dukcapil daerah dengan data pusat DTSEN.
      • Siklus pembaruan: Nama masih dalam proses pemutakhiran data penerima.
      • Kehilangan komponen PKH: KPM sudah tidak memiliki komponen bantuan di dalam keluarganya.
      • Data anomali: Data rekening bank tidak sinkron dengan data DTKS terbaru.

      Jika data dianggap tidak sesuai, masyarakat dapat mengajukan pembaruan data melalui desa, kelurahan, Dinas Sosial setempat, atau melalui aplikasi Cek Bansos dengan menyampaikan data sesuai kondisi nyata.

      Desil Dapat Berubah, Warga Diimbau Rutin Cek

      Kemensos mengingatkan bahwa status desil bersifat dinamis dan dapat berubah sesuai kondisi terbaru keluarga di lapangan. Masyarakat diimbau untuk rutin mengecek status bansos dan kelompok desil secara berkala, terutama menjelang setiap periode pencairan.

      Desil dihitung secara periodik oleh BPS berdasarkan berbagai indikator sosial ekonomi. Jika terjadi perubahan status desil, masyarakat yang berada di desil 6 ke atas tidak perlu khawatir—warga yang mengalami penurunan peringkat kesejahteraan (misalnya dari desil 6 menjadi desil 2) dapat diusulkan kembali sebagai penerima bantuan melalui perangkat desa atau dinas sosial.

      Pemerintah terus berkomitmen menyalurkan bansos secara tepat sasaran. Dengan adanya layanan pengecekan mandiri ini, masyarakat diharapkan dapat lebih mudah memantau hak mereka atas bantuan sosial dari negara.

      Kesimpulan

      Pengecekan desil bansos 2026 untuk PKH dan BPNT di bulan Mei dapat dilakukan dengan mudah hanya menggunakan ponsel dan NIK KTP melalui website resmi cekbansos.kemensos.go.id atau aplikasi Cek Bansos. Pemerintah menetapkan bahwa prioritas penerima bansos adalah masyarakat dengan desil 1 hingga desil 4. Masyarakat diimbau untuk segera mengecek status kepesertaan masing-masing menjelang pencairan bansos tahap kedua yang sedang berlangsung pada Mei 2026 ini.

Bagikan

Komentar

0/500

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Terkait