Meski belum ada kepastian jadwal, beberapa instansi seperti Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) telah mengisyaratkan akan membuka formasi CPNS 2026.
Kemenkeu berencana merekrut 279 lulusan STAN dan 300 lulusan SMA untuk posisi teknis lapangan, sementara BRIN akan memfokuskan rekrutmen pada periset di bidang-bidang prioritas.
Melansir dari berbagai sumber, pola rekrutmen CPNS dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa pengajuan dan validasi formasi biasanya dilakukan pada kuartal pertama, dengan pengumuman formasi sekitar pertengahan tahun.
Pendaftaran melalui portal SSCASN BKN diprediksi akan berlangsung pada kuartal III atau sekitar Juni–Agustus 2026. Namun, ini hanyalah estimasi dan masih dapat berubah sesuai kebijakan pemerintah.
Bagi calon pelamar, ada beberapa syarat umum dan dokumen yang bisa disiapkan sejak dini.
Syarat umum antara lain berstatus WNI, berusia 18–35 tahun (beberapa jabatan fungsional hingga 40 tahun), tidak terlibat dalam organisasi terlarang, serta siap ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia.
Dokumen yang perlu dipersiapkan meliputi KTP dan KK, ijazah serta transkrip nilai, pas foto terbaru dengan latar merah, swafoto sesuai ketentuan, surat lamaran, serta dokumen pendukung lain seperti STR untuk tenaga kesehatan.
Prosedur pendaftaran akan dilakukan secara daring melalui laman resmi SSCASN BKN ().
