Pemerintah melalui Kementerian Sosial Republik Indonesia terus melanjutkan penyaluran bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat penerima manfaat pada tahun 2026.
Hingga pertengahan Maret 2026, penyaluran bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap pertama dilaporkan hampir selesai disalurkan kepada sebagian besar Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Berdasarkan pemantauan penyaluran melalui bank penyalur seperti Bank Rakyat Indonesia, Bank Negara Indonesia, dan Bank Mandiri, bantuan tahap pertama masih terus dicairkan meskipun jumlah penerima yang belum menerima dana kini semakin sedikit.
Penyaluran yang masih berlangsung umumnya merupakan pencairan susulan bagi KPM yang sebelumnya mengalami kendala administrasi atau verifikasi data.
Penyaluran Tahap 1 Masih Berlangsung untuk Sebagian KPM
Sejumlah laporan dari masyarakat menunjukkan bahwa bantuan PKH dan BPNT tahap pertama tahun 2026 masih masuk ke rekening penerima secara bertahap.
Kondisi ini dinilai wajar karena penyaluran bansos sering kali dilakukan dalam beberapa gelombang untuk memastikan data penerima telah diverifikasi dengan baik.
Pemerintah mengimbau KPM yang belum menerima bantuan untuk rutin memeriksa status bantuan melalui sistem resmi seperti Cek Bansos Kemensos atau melalui rekening bank penyalur masing-masing.
Jika status bantuan telah berubah menjadi “SI” (standing instruction) atau siap salur, biasanya pencairan dana akan dilakukan dalam waktu dekat setelah proses administrasi selesai.
