Bungko News – Kabar baik bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH).
Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) memastikan bahwa pencairan bansos PKH tahap 2 untuk periode April–Juni 2026 telah mulai disalurkan secara bertahap sejak April lalu dan masih terus berlangsung hingga saat ini, dengan sebagian besar penerima sudah mulai menerima dana bantuan.
Berdasarkan data pemantauan dari sistem pendamping sosial, per pertengahan Mei 2026, sekitar 70 persen lebih dana bansos PKH tahap 2 sudah terdistribusikan ke rekening para KPM.
Jadwal Pencairan PKH Mei 2026
Pemerintah membagi penyaluran bansos PKH menjadi empat tahap dalam satu tahun.
| Tahap | Periode | Status |
|---|---|---|
| Tahap 1 | Januari – Maret 2026 | Telah selesai |
| Tahap 2 | April – Juni 2026 | Sedang berlangsung |
| Tahap 3 | Juli – September 2026 | Akan datang |
| Tahap 4 | Oktober – Desember 2026 | Akan datang |
Secara spesifik, PKH tahap 2 sudah mulai disalurkan sejak 10 April 2026 dan dijadwalkan berlangsung hingga Juni 2026. Pencairan PKH pada Mei 2026 secara resmi dijadwalkan berlangsung antara tanggal 5 hingga 25 Mei 2026, dengan alokasi dana yang ditransfer secara bertahap ke masing-masing bank Himbara (Bank BRI, BNI, Mandiri, dan BTN) serta Bank BSI sesuai dengan zona wilayah domisili penerima.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menjelaskan bahwa pemerintah telah mempercepat pembaruan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) agar penyaluran bansos lebih cepat dan tepat sasaran.
"Biasanya data itu kita terima pada tanggal 20 di setiap triwulan.
Tapi alhamdulillah ini kita majukan untuk kita terima tanggal 10," kata Gus Ipul dalam siaran Kemensos. Dengan percepatan ini, Kemensos memiliki waktu lebih panjang untuk menyalurkan bantuan, sehingga prosentase penyaluran terus meningkat.
💰 Target Penerima dan Besaran Bantuan
Berdasarkan hasil pemutakhiran DTSEN oleh Kemensos bersama Badan Pusat Statistik (BPS), sebanyak 475.821 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) baru resmi ditetapkan sebagai penerima bansos PKH dan BPNT tahun 2026.
Besaran bantuan PKH per tahap bervariasi berdasarkan kategori penerima sebagai berikut:
| Kategori Penerima | Nominal per Tahap | Total per Tahun |
|---|---|---|
| Ibu Hamil / Nifas | Rp750.000 | Rp3.000.000 |
| Anak Usia Dini (0-6 tahun) | Rp750.000 | Rp3.000.000 |
| Pendidikan Anak SD | Rp225.000 | Rp900.000 |
| Pendidikan Anak SMP | Rp375.000 | Rp1.500.000 |
| Pendidikan Anak SMA | Rp500.000 | Rp2.000.000 |
| Lanjut Usia (70+ tahun) | Rp600.000 | Rp2.400.000 |
| Disabilitas Berat | Rp600.000 | Rp2.400.000 |
Kriteria penerima bansos PKH tahap 2 tahun 2026 meliputi: terdaftar dalam DTSEN Kemensos, termasuk keluarga miskin atau rentan miskin, masuk kategori desil 1 hingga desil 4, memiliki data kependudukan yang valid, serta belum menerima bantuan pada tahap sebelumnya bagi KPM baru.
Update Pencairan Hari Ini (21 Mei 2026)
Per hari ini, Kamis, 21 Mei 2026, proses pencairan PKH tahap kedua masih terus berlanjut.
Berdasarkan pantauan, berikut rincian pencairan berdasarkan bank penyalur:
Bank BSI
Untuk KPM di wilayah Aceh dan sekitarnya, pencairan PKH masih terus berjalan hingga semua kuota terpenuhi.
BPNT juga sudah mulai cair dan masih berlanjut bagi KPM yang kepesertaannya masih aktif.
Bank BNI
Pencairan PKH melalui Bank BNI juga sedang berjalan.
Per tanggal 21 Mei 2026, sejumlah daerah seperti Kabupaten Cirebon, Malang, Indramayu, Probolinggo, Tuban, Pemalang, Bekasi, Bandung, Sukabumi, Kediri, Lamongan, Bojonegoro, Karawang, Pasuruan, Magelang, Bantul, Ngawi, Pamekasan, Gresik, Klaten, Wonosobo, Bondowoso, Sragen, Jombang, Wonogiri, Kuningan, Ponorogo, Banyuwangi, Tegal, Mojokerto, Blitar, Sidoarjo, Rembang, Lumajang, serta Kota Tangerang sudah melaporkan pencairan.
Bank Mandiri
Bantuan PKH melalui Bank Mandiri juga sudah cair di berbagai daerah.