Bungko News – Pemerintah resmi menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Sementara (BLTS) Kesejahteraan Rakyat 2025.
Sebanyak 93.375 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Deli Serdang dan sekitarnya kini bisa mulai mengambil bantuan senilai Rp900.000 ini di kantor pos terdekat.
Penyaluran ini menjadi angin segar bagi masyarakat miskin dan rentan di tengah situasi ekonomi yang menantang.
Bantuan ini disalurkan secara tunai dan menyasar masyarakat dengan desil kesejahteraan 1–4, kelompok yang paling membutuhkan dukungan negara untuk memenuhi kebutuhan dasar.
Pemerintah menegaskan, penyaluran BLTS Kesra 2025 dilakukan tanpa dipungut biaya apa pun.
Masyarakat diimbau untuk segera melapor jika menemukan pungutan liar atau penyimpangan.
93.375 KPM Terdata, Penyaluran Melalui PT Pos
Berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), total penerima BLTS Kesra di wilayah ini mencapai 93.375 KPM.
Penyaluran dibagi melalui dua wilayah layanan PT Pos:
1. PT POS Medan – 73.979 KPM - Melayani penyaluran untuk sejumlah kecamatan di Kabupaten Deli Serdang. 2. PT POS Lubuk Pakam – 19.396 KPM - Menjangkau KPM di kecamatan lainnya yang masuk cakupan layanan.Penyaluran ini ditargetkan rampung hingga akhir November 2025.
Bagi masyarakat yang sudah terdaftar, segera pastikan jadwal pengambilan dan siapkan dokumen yang diperlukan.
Cek Nama Anda di Situs Resmi Kemensos
Untuk memastikan nama Anda terdaftar sebagai penerima BLTS Kesra 2025, lakukan pengecekan secara online melalui laman resmi Kementerian Sosial:
- Kunjungi https://cekbansos.kemensos.go.id/ - Lengkapi data wilayah: provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa/kelurahan - Isi nama lengkap sesuai KTP - Masukkan kode captcha yang muncul - Klik “Cari Data”Sistem akan menampilkan status penerimaan beserta nama Anda jika terdaftar sebagai KPM.
Alternatif lain, unduh aplikasi “Cek Bansos” di Play Store atau App Store untuk memudahkan pengecekan via ponsel.
Jadwal dan Cara Pengambilan di Kantor Pos
Pencairan BLTS Kesra 2025 melalui kantor pos telah dimulai sejak 20 Oktober 2025.