Tambang Ilegal: Di Bangka Belitung ditemukan sekitar 1.000 tambang timah ilegal yang menyebabkan kerugian negara lebih dari US$2 miliar per tahun akibat penambangan dan penyelundupan ilegal.
📉 Dampak Kebocoran terhadap Gaji Guru
Anggaran Pendidikan Besar tapi Bocor
Indonesia termasuk negara dengan anggaran pendidikan terbesar di dunia.
Namun, Presiden Prabowo mengingatkan bahwa kebocoran anggaran tetap menjadi masalah serius.
"Anggaran kita besar, tapi masih besar pula kebocoran-kebocoran," kata Prabowo saat memberikan pengarahan kepada Guru & Kepala Sekolah Rakyat di Jakarta, 22 Agustus 2025.
"Saudara-saudara di daerah lebih tahu masalah ini dari pada kami di Jakarta.
Kalian yang merasakan.
Selalu Anda dengar anggaran sekian tapi kok sampai di saya sekian.
Hangusnya di mana? Menghilangnya di mana?" lanjutnya.
Indonesia Corruption Watch (ICW) bahkan menilai anggaran pendidikan mengalami "pembajakan berlapis".
Pembajakan pertama terjadi ketika anggaran pendidikan minimal 20 persen dari APBN dialihkan untuk kebutuhan non-prioritas melalui sekitar 22 kementerian dan lembaga yang tidak terkait dengan pelayanan pendidikan publik.
Pembajakan kedua terjadi melalui praktik korupsi di sektor pendidikan.
Anggaran Rp757,8 Triliun Tak Tepat Sasaran
Pengamat pendidikan Ubaid Matraji mengkritisi alokasi anggaran pendidikan yang mencapai Rp757,8 triliun namun belum sepenuhnya tepat sasaran.
"Kenapa itu terjadi? Karena anggaran pendidikan bocor, anggaran pendidikan dibuat bancakan, anggaran pendidikan salah sasaran itu masalahnya," tegasnya.
Kondisi ini semakin parah dengan kebijakan efisiensi anggaran melalui Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025, yang menyebabkan alokasi pendidikan dari APBN 2025 turun dari Rp722 triliun menjadi hanya Rp607,4 triliun, sementara Kemendikdasmen sendiri mengalami pemotongan Rp8 triliun dari total anggaran Rp33,5 triliun.
👩🏫 Kondisi Gaji Guru Saat Ini
Di tengah kebocoran kekayaan negara yang masif, gaji guru masih tergolong rendah.
Pemerintah sebenarnya telah berupaya meningkatkan kesejahteraan guru melalui berbagai kebijakan:
| Komponen | Besaran | Status |
|---|---|---|
| Tunjangan Sertifikasi (non-ASN) | Rp2 juta/bulan | Naik Rp500 ribu dari sebelumnya Rp1,5 juta |
| Tunjangan Guru ASN | 1 kali gaji pokok | Diberikan setiap bulan |
| Insentif Guru Honorer | Rp300 ribu/bulan (2025), naik jadi Rp400 ribu/bulan (2026) | Terbatas untuk guru non-ASN yang belum sertifikasi |
| Bantuan Subsidi Upah (PAUD nonformal) | Rp300 ribu | Untuk 253 ribu guru |
| Insentif tambahan non-ASN | Rp300 ribu/bulan (7 bulan) | Total Rp2,1 juta dibayar sekaligus |