Berdasarkan laporan dari sejumlah KPM, kombinasi bantuan yang paling banyak dilaporkan masuk bersamaan antara lain:
- BPNT Tahap 2: Rp 600.000 - BPNT Tahap 3: Rp 600.000 - Penebalan BPNT: Rp 400.000 - BLT Kesra: Rp 900.000Total saldo yang masuk bisa mencapai Rp 2,5 juta untuk satu KPM.
Fenomena ini umum terjadi menjelang akhir tahun, terutama ketika terdapat rapelan hak yang belum diterima pada bulan-bulan sebelumnya.
"Kemarin saya cek saldo KKS Mandiri saya, tiba-tiba ada tambahan Rp 1,6 juta.
Setelah saya cek struknya, ternyata ada BPNT tahap 2, BPNT tahap 3, dan penebalan yang masuk bersamaan," ujar Siti (45), salah satu KPM di Jakarta Selatan.
Cara Mengecek Status Penerima Bansos
Bagi masyarakat yang ingin mengecek status penerimaan bansos, dapat dilakukan melalui dua cara:
1. Pengecekan lewat website
- Buka browser di ponsel atau komputer - Kunjungi situs https://cekbansos.kemensos.go.id - Pilih wilayah domisili: provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, serta desa/kelurahan - Masukkan nama lengkap sesuai KTP - Ketik kode captcha yang muncul - Klik tombol "Cari Data"Sistem akan menampilkan informasi kepesertaan, jenis bansos yang diterima, dan periode pencairan.
2. Pengecekan lewat aplikasi Cek Bansos
- Unduh aplikasi "Cek Bansos" resmi dari Play Store atau App Store - Lakukan pendaftaran dengan mengisi NIK, nomor KK, username, dan password - Unggah foto KTP serta swafoto sambil memegang KTP untuk verifikasi - Tunggu proses verifikasi akun selama 1-2 hari - Setelah aktif, login dan pilih menu "Cek Bansos" - Masukkan data sesuai KTP, lalu klik "Cari Data"Peringatan Penting bagi KPM
Kemensos mengingatkan agar seluruh KPM segera mencairkan bansos yang sudah masuk ke rekening KKS mereka.
Pasalnya, ada beberapa jenis bansos yang memiliki batas waktu pencairan dan bisa hangus jika tidak segera diambil.
"Bansos PKH, BPNT, dan BLT Kesra yang tidak segera dicairkan berpotensi hangus dan kembali ke kas negara.
Oleh karena itu, kami mengimbau seluruh KPM untuk segera mengecek saldo KKS mereka dan mencairkan bantuan tersebut," ujar Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemensos, Robben Rico.
Bagi KPM yang mengalami kendala dalam pencairan bansos, dapat menghubungi pendamping sosial di desa atau operator Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial – Next Generation (SIKS-NG) untuk memastikan status aktif dan mencegah masalah administrasi.
Sumber Resmi dan Informasi Lebih Lanjut
Masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai penyaluran bansos dapat mengakses:
- Website resmi Kemensos: www.kemensos.go.id
- Aplikasi Cek Bansos
- Call Center Kemensos: 1500-299
- Media sosial resmi Kemensos: @kemensosri
Dengan penyaluran sembilan jenis bansos ini, diharapkan dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidup, terutama menjelang akhir tahun dan periode liburan.
Pemerintah berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas penyaluran bansos agar lebih tepat sasaran dan tepat waktu.
***