Bungko News – JAKARTA – Penyaluran berbagai bantuan sosial (bansos) serta tambahan bantuan menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026 mulai berlangsung di sejumlah daerah di Indonesia.
Program tersebut menyasar Keluarga Penerima Manfaat (KPM) guna membantu meningkatkan daya beli masyarakat menjelang Lebaran.
Berdasarkan laporan dari sejumlah pemerintah daerah, penyaluran bantuan tidak hanya berasal dari pemerintah pusat, tetapi juga dari pemerintah provinsi, kabupaten hingga inisiatif desa yang memanfaatkan pendapatan lokal.
Salah satu daerah yang aktif menyalurkan bantuan adalah Provinsi Jawa Timur.
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, pada Selasa (11/3/2026) menyalurkan berbagai program bantuan sosial di Jombang.
Total bantuan yang disalurkan mencapai sekitar Rp13,2 miliar kepada ribuan penerima manfaat.
Program tersebut mencakup berbagai bentuk bantuan sosial yang langsung menyasar kelompok rentan.
Salah satu bantuan yang diberikan adalah Program Keluarga Harapan (PKH) Plus, dengan nilai Rp500.000 per KPM, yang disalurkan kepada sekitar 1.221 penerima.
Selain itu, terdapat bantuan penanganan kemiskinan ekstrem senilai sekitar Rp1,29 miliar, serta bantuan sosial untuk penyandang disabilitas melalui program ASPD (Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas) dengan total nilai sekitar Rp709 juta untuk ratusan penerima.
Menurut Khofifah, berbagai program tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar menjelang Lebaran sekaligus memperkuat daya beli masyarakat.
“Bantuan ini diharapkan bisa memperkuat perlindungan sosial bagi masyarakat rentan sekaligus menjadi stimulus ekonomi menjelang Hari Raya Idul Fitri,” ujarnya dalam kegiatan penyaluran bantuan tersebut.
Bantuan Juga Disalurkan di Nganjuk
Sebelumnya, pada Senin (10/3/2026), Khofifah juga menyalurkan bantuan sosial di Nganjuk dengan total nilai mencapai Rp8,7 miliar.
Program tersebut mencakup berbagai bantuan sosial, di antaranya bantuan untuk lansia, penyandang disabilitas, masyarakat miskin ekstrem, hingga dukungan bagi usaha mikro melalui zakat produktif.
Dalam program tersebut, ratusan lansia dan penyandang disabilitas mendapatkan bantuan sosial tahunan, sementara sejumlah pelaku usaha mikro menerima bantuan modal usaha untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa.
Badung Salurkan Bansos Rp13 Miliar
Penyaluran bantuan juga dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Badung.