Berita

Bansos PKH BPNT Tahap 2 Mei 2026: Jadwal Cair via Bank Himbara dan Kantor Pos, Nominal hingga Rp3,2 Juta

0 7 menit 3 halaman

Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) diberikan kepada KPM yang terdaftar untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan dasar seperti beras dan minyak goreng.

Penerima BPNT mendapat alokasi dana sebesar Rp200.000 per bulan, sehingga total pencairan menyentuh angka Rp600.000 pada setiap kuartal (untuk tiga bulan sekaligus). Dengan rincian waktu pencairan untuk periode April, Mei, dan Juni.

Bantuan BPNT atau Program Sembako sendiri menyasar sekitar 18,3 juta KPM dengan sistem penyaluran 4 tahap dalam setahun. Pada 2026, pemerintah mulai menggunakan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai basis utama penyaluran bansos, menggantikan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) sebelumnya.

Fenomena Bansos Dobel Cair Bersamaan: Total hingga Rp3,2 Juta

Pada minggu kedua Mei 2026, banyak KPM melaporkan mendapatkan pencairan dobel dalam satu kartu, di mana PKH tahap 2 dan BPNT tahap 2 masuk bersamaan. Untuk KPM dengan komponen lengkap (ibu hamil, balita, anak sekolah, lansia), total saldo yang masuk bisa menembus angka Rp3,2 juta.

Kementerian Sosial melalui surat resmi Dirjen Linjamsos Nomor 1285/3/BS.01.00/5/2026 telah menginstruksikan penyaluran serentak bansos tahap kedua periode April–Juni 2026 di 514 kabupaten/kota seluruh Indonesia.

Para KPM juga diimbau untuk segera melakukan transaksi pencairan dalam batas waktu 30 hari sejak dana masuk ke rekening pemindahbukuan.

Status Gagal Cek Rekening Mulai Berubah

Kabar baik datang bagi KPM yang sebelumnya mengalami kendala "Gagal Cek Rekening" di sistem SIKS-NG. Status tersebut mulai berubah menjadi "Berhasil Cek Rekening" secara otomatis di sistem SIKS-NG tanpa perlu pemadanan manual.

Data yang tidak sesuai antara Dukcapil dan perbankan ternyata dapat terupdate otomatis. Kementerian Sosial melalui Pusdatin juga telah memperbaiki sebagian besar data KPM dengan status gagal cek rekening, bekerja sama dengan pihak bank. Namun, KPM tetap disarankan proaktif memastikan statusnya ke pendamping sosial.

Daerah yang Sudah Terpantau Mulai Cair

Berdasarkan laporan kanal YouTube CEK BANSOS, pola pencairan PKH tahap kedua per 14 Mei 2026 terpantau sebagai berikut:

  • Bank Mandiri dan Bank BSI: Sudah menyalurkan PKH dan BPNT secara lengkap

  • Bank BNI: Baru menyalurkan PKH, untuk BPNT masih belum terpantau

  • Bank BRI: PKH maupun BPNT belum ada laporan pencairan pada periode awal

Wilayah yang sudah melaporkan adanya pencairan meliputi berbagai kabupaten/kota, di antaranya:

  • Sulawesi: Kabupaten Soppeng, Wajo, Luwu Timur, Banggai, Toli-Toli

  • Jawa: Pandeglang, Serang, Cilegon, Bogor, Ciamis, Cilacap, Banyumas, Jember, Sumenep, Kota Kediri

  • Kalimantan: Sukamara, Pulang Pisau

  • Kepulauan Lainnya: Gorontalo Utara, Maluku Tenggara

KPM pemegang KKS Bank BRI juga mulai melaporkan adanya pencairan bansos pada Jumat malam, 15 Mei 2026, dengan proses penyaluran terpantau berlangsung bertahap pada rentang waktu sekitar pukul 19.00 hingga 20.00 WIB.

Pencoretan Penerima karena Judi Online

Pemerintah juga mencoret ribuan penerima bansos yang terindikasi menyalahgunakan bantuan untuk judi online. "Untuk tahun 2026 ini ada 11.000 lebih yang kami coret di triwulan pertama dan untuk triwulan kedua itu ada 75 KPM yang kami coret," ujar Gus Ipul. Pencoretan dilakukan setelah pemadanan data dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

Menurut Gus Ipul, jumlah penerima bansos yang terindikasi judi online turun drastis dibanding tahun sebelumnya. "Kesimpulannya adalah bahwa ini sudah ada penurunan yang luar biasa. Dari 600.000 tinggal 11.000," katanya.

Cara Cek Status Penerima Bansos PKH dan BPNT

Bagikan

Komentar tersedia di halaman terakhir

Berita Terkait