Bungko News – Jakarta – Memasuki pertengahan Mei 2026, kabar baik datang bagi jutaan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Indonesia.
Proses pencairan bansos Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau bansos sembako tahap 2 tahun 2026 mulai menunjukkan perkembangan signifikan.
Dana bantuan untuk periode April, Mei, dan Juni 2026 ini mulai mengalir ke rekening para KPM secara bertahap.
Pencairan bansos tahap 2 tahun 2026 menandai dimulainya penyaluran untuk periode April hingga Juni 2026.
Bantuan disalurkan melalui dua jalur utama: perbankan melalui Himpunan Bank Negara (Himbara) yang terdiri dari BRI, BNI, Mandiri, dan BTN, serta PT Pos Indonesia.
Berikut perkembangan terkini pencairan bansos per 15-16 Mei 2026.
7,3 Juta KPM PKH Tahap 2 Cair, Saldo Dobel Rp3,2 Juta Mulai Masuk Rekening KPM Bank Mandiri
Kabar menggembirakan bagi KPM pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Bank Mandiri.
Berdasarkan informasi terbaru, sebanyak 7,3 juta KPM PKH tahap 2 mulai menerima pencairan dengan nominal yang tidak sedikit.
Bahkan, beberapa KPM melaporkan adanya saldo dobel hingga Rp3,2 juta yang mulai masuk ke rekening mereka.
Pencairan ini merupakan hasil akumulasi bantuan untuk tiga bulan sekaligus (April, Mei, Juni 2026), yang membuat nominal yang diterima terasa lebih besar dibandingkan pencairan bulanan.
Bagi KPM yang sudah menerima, diharapkan dapat memanfaatkan dana tersebut untuk kebutuhan pokok, kesehatan, dan pendidikan keluarga.
Pemerintah dan bank penyalur memastikan proses pencairan dilakukan secara bergelombang sesuai hasil verifikasi data dan proses Surat Perintah Membayar (SP2D).
Beberapa laporan terbaru menunjukkan bahwa pencairan lebih dominan terpantau pada KKS Bank BNI, sementara untuk Bank BRI, proses top up saldo masih terus berlangsung secara bertahap.
6 Daerah yang Sudah Masuk Tahap Pencairan PKH dan BPNT
Proses pencairan bansos tahap 2 tahun 2026 tidak berlangsung serentak secara nasional.