Berita

Update Terkini Pencairan Bansos Tahap 4: BPNT, PKH, BLT Kesra, dan Bantuan Pangan

Admin Utama Diperbarui 0 5 menit 2 halaman
Update Terkini Pencairan Bansos Tahap 4: BPNT, PKH, BLT Kesra, dan Bantuan Pangan

Pemerintah juga menyalurkan Bansos Beras dan Minyak Goreng 2025 untuk periode Oktober hingga November 2025.

Program ini menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

Jenis dan Jumlah Bantuan:

- Setiap penerima menerima 20 kg beras berkualitas. - Serta 4 liter minyak goreng MinyaKita. - Bantuan disalurkan selama dua bulan berturut-turut, yaitu Oktober dan November 2025.

Program ini menargetkan 18,27 juta Penerima Bantuan Pangan (PBP) di seluruh Indonesia, termasuk daerah pelosok.

Distribusi bantuan dilakukan berdasarkan Surat Penugasan Nomor 347/TS.03.03/K/2025, yang memberikan mandat resmi kepada Perum Bulog untuk menyalurkan bantuan secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.

"Di beberapa daerah seperti Madiun Lor, Jawa Timur, jadwal pengambilan bantuan pangan sudah ditetapkan pada tanggal 17 November 2025," lapor petugas di lapangan.

Pentingnya Penggunaan KKS Baru yang Benar

Bagi KPM yang baru menerima Kartu KKS baru (terutama dari BNI, BRI, Mandiri, dan BSI), terdapat imbauan keras dari pihak bank:

1. Pengecekan KKS Baru:

Disarankan melakukan pengecekan atau penarikan dana di Agen Bank atau Mesin ATM yang sama dengan bank penerbit KKS (misalnya, KKS BNI dicek di ATM BNI/Agen BNI).

2. Risiko Blokir:

Jika KKS baru (yang belum teraktivasi) dicek di agen bank yang berbeda (misalnya KKS BNI dicek di Agen BRIlink), kartu berpotensi terblokir secara otomatis.

3. Jika terblokir:

KPM wajib datang ke kantor bank bersangkutan untuk melakukan aktivasi, dan proses ini tidak dapat diwakilkan.

Cara Cek Status Penerima Bansos

Pemerintah mengimbau masyarakat untuk selalu memeriksa status penerima bansos.

Hal ini penting agar bantuan tersalurkan kepada yang berhak.

Pengecekan dapat dilakukan melalui:

- Kantor desa atau kelurahan tempat warga terdaftar. - Platform resmi pemerintah yang tersedia secara online melalui https://cekbansos.kemensos.go.id/

Cara pengecekan online:

- Kunjungi laman https://cekbansos.kemensos.go.id/ - Pilih wilayah: Pilih provinsi, kabupaten, kecamatan, dan desa/kelurahan tempat tinggal. - Masukkan nama lengkap seperti nama sesuai KTP - Ketikkan kode captcha: Masukkan empat huruf kode yang tertera. - Klik "Cari Data": Tunggu sistem memproses data. - Lihat hasilnya: Status penerima manfaat akan ditampilkan sesuai wilayah dan nama yang dimasukkan.

Kepada seluruh KPM diimbau untuk bersabar karena pencairan bansos masih dilakukan secara bertahap dan berbeda di setiap daerah.

Ada yang lebih cepat, ada pula yang lebih lambat tergantung proses verifikasi dan validasi data di masing-masing wilayah.

"Harap bersabar buat para KPM yang sekarang itu bansosnya masih belum cair.

Karena untuk tahap 4 ini bansosnya bertahap dan di setiap daerah itu berbeda-beda.

Ada yang agak sedikit lebih cepat, ada pula yang sedikit lebih lambat," ujar seorang pendamping sosial.

Kesimpulan

Pencairan bansos tahap 4 terus berlangsung dengan baik.

Bagi KPM yang belum menerima, disarankan untuk:

1. Memeriksa kembali data di kantor desa/kelurahan 2. Memastikan rekening bank aktif 3. Menunggu dengan sabar karena pencairan masih bertahap 4. Mengecek status secara berkala melalui laman resmi Kemensos

Semoga informasi ini bermanfaat dan bansos segera cair untuk seluruh KPM yang berhak menerimanya.

Amin ya rabbal alamin.

***

Hak Cipta Dilindungi. Dilarang keras mengutip, menyalin, atau mereproduksi sebagian maupun seluruh isi artikel ini untuk tujuan komersial, termasuk pembuatan konten media sosial, tanpa izin tertulis dari Redaksi.

Bagikan

Komentar

0/500

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Terkait