Berita

Siapa Saifullah Yusuf? Menteri Sosial yang Coret Ribuan Penerima Bansos Terindikasi Judol

Redaksi 0 3 menit 2 halaman

Berdasarkan data Kemensos dan PPATK, ribuan keluarga penerima manfaat diketahui terindikasi menggunakan dana bansos untuk bermain judi online. Karena itu, pemerintah mengambil langkah pencoretan dari daftar penerima bantuan.

Menurut Gus Ipul, mayoritas penerima bansos yang terindikasi judi online berasal dari kelompok masyarakat desil satu dan dua atau kategori ekonomi terbawah.

Meski demikian, pemerintah masih memberikan kesempatan kedua bagi sebagian penerima bansos yang dinilai benar-benar membutuhkan bantuan setelah dilakukan verifikasi lapangan. Namun, jika kembali terlibat judi online, penerima akan dicoret permanen.

“Kami beri pendampingan supaya tidak mengulangi lagi. Kalau mengulang lagi akan dicoret selamanya,” tegasnya.

Fokus Perbaikan Data Bansos

Selain menindak penerima bansos yang terindikasi judol, Saifullah Yusuf juga terus mendorong digitalisasi dan pemutakhiran data sosial nasional.

Kemensos bekerja sama dengan Badan Pusat Statistik (BPS), pemerintah daerah, serta PPATK untuk memastikan bantuan sosial lebih tepat sasaran dan meminimalisasi penyalahgunaan.

Langkah ini mendapat perhatian publik karena dinilai sebagai bentuk ketegasan pemerintah dalam menjaga akuntabilitas anggaran bantuan sosial yang berasal dari uang negara.

Di sisi lain, kebijakan tersebut juga menjadi peringatan bagi masyarakat agar bantuan sosial digunakan sesuai peruntukannya, terutama untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarga.

Dengan berbagai kebijakan yang dijalankan, Saifullah Yusuf kini menjadi salah satu menteri yang cukup aktif melakukan reformasi penyaluran bansos di Indonesia.

Bagikan

Komentar

0/500

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Terkait