Jakarta, 13 Mei 2026 – Kabar menggembirakan datang bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tergabung dalam Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) secara resmi memulai pencairan bansos PKH dan BPNT Tahap 2 tahun 2026, dengan nominal masing-masing hingga mencapai Rp600.000.
Berdasarkan pantauan pada Rabu, 13 Mei 2026, pencairan ini menjadi angin segar bagi jutaan masyarakat yang masuk dalam kategori penerima. Bantuan ini diberikan untuk periode tiga bulan sekaligus, yaitu April, Mei, dan Juni 2026, sebagai bentuk komitmen negara dalam menjaga stabilitas ekonomi dan daya beli masyarakat.
🏦 Bank Mandiri Jadi Sorotan, Pencairan Serentak 39 Daerah
Sorotan utama hari ini tertuju pada Bank Mandiri yang mulai menggelontorkan dana BPNT sejak dini hari. KPM pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dari Bank Mandiri melaporkan adanya tambahan saldo Rp600.000, terutama bagi mereka yang aktif memantau melalui aplikasi mobile banking Livin' by Mandiri.
Informasi yang dihimpun dari berbagai kanal pendamping sosial menyebutkan bahwa pencairan kali ini terjadi secara serentak di sekitar 39 kabupaten dan kota di berbagai provinsi, mulai dari Jawa Barat, Jawa Tengah, hingga Sulawesi. Sejumlah wilayah yang sudah terkonfirmasi menerima dana antara lain:
- Jawa Barat: Bogor, Garut.
- Jawa Tengah: Kebumen, Purwokerto, Banyumas, Cilacap.
- Jawa Timur: Nganjuk, Madiun.
- Sulawesi: Takalar, Bone, Sopeng, Wajo, Pinrang.
- Sumatera: Tapanuli Utara, Pasaman, Dharmasraya, Labuhan Batu, dan lainnya.
- Sementara itu, daerah seperti Lampung Utara dan Takalar menjadi salah satu yang paling awal dilaporkan menerima dana.
- Bank Mandiri: Di hari ini, KKS Bank Mandiri menjadi yang paling gencar melakukan pencairan BPNT. Penerima di berbagai daerah disarankan untuk segera mengecek rekeningnya.
- Bank BNI: Saat ini masih fokus pada penyaluran bantuan Program Keluarga Harapan (PKH). Belum ada laporan signifikan terkait pencairan BPNT untuk bank ini.
- Bank Syariah Indonesia (BSI): Telah memulai proses lebih awal untuk kedua jenis bantuan, baik PKH maupun BPNT.
- Bank BRI: Hingga berita ini diturunkan, KKS yang diterbitkan oleh Bank BRI masih terpantau belum ada saldo masuk.
- Kantor Pos: Penyaluran melalui PT Pos Indonesia juga dilakukan secara bertahap menyusul pencairan melalui rekening KKS.
🚦 Update Pencairan per Bank Penyalur (13 Mei 2026)
Meskipun gelombang pencairan telah dimulai, proses ini dilakukan secara bertahap. Berikut rincian status penyaluran berdasarkan bank penyalur:
✅ Kabar Baik untuk KPM "Gagal Cek Rekening"
Tidak hanya soal pencairan, ada kabar baik lainnya bagi KPM yang sebelumnya terkendala status "gagal cek rekening". Banyak dari mereka yang kini statusnya berubah menjadi Surat Perintah Membayar (SPM).
