Sebelum itu, ia juga pernah menjadi Menteri Negara Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal pada era pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Selain aktif di pemerintahan, Gus Ipul juga dikenal sebagai tokoh Nahdlatul Ulama (NU).
Ia memiliki kedekatan dengan kalangan pesantren dan organisasi keagamaan di Indonesia.
Pada Kabinet Merah Putih pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, Saifullah Yusuf dipercaya menjabat Menteri Sosial RI.
Sejak menjabat, ia aktif melakukan pembenahan data penerima bantuan sosial agar lebih tepat sasaran.
Tegas terhadap Penyalahgunaan Bansos
Kementerian Sosial di bawah kepemimpinan Saifullah Yusuf mulai memperketat pengawasan terhadap penerima bansos yang diduga menyalahgunakan bantuan negara.
Berdasarkan data Kemensos dan PPATK, ribuan keluarga penerima manfaat diketahui terindikasi menggunakan dana bansos untuk bermain judi online.
Karena itu, pemerintah mengambil langkah pencoretan dari daftar penerima bantuan.
Menurut Gus Ipul, mayoritas penerima bansos yang terindikasi judi online berasal dari kelompok masyarakat desil satu dan dua atau kategori ekonomi terbawah.
Meski demikian, pemerintah masih memberikan kesempatan kedua bagi sebagian penerima bansos yang dinilai benar-benar membutuhkan bantuan setelah dilakukan verifikasi lapangan.