Pemerintah menegaskan bahwa WFA tidak sama dengan libur.
Selama periode ini, pegawai tetap wajib menjalankan tugasnya seperti biasa, hanya saja dapat bekerja dari lokasi lain.
Selain itu:
- WFA tidak dihitung sebagai cuti tahunan - Pegawai tetap menerima gaji penuh - Kewajiban kerja tetap berjalan normalKebijakan ini bertujuan menjaga layanan publik tetap berjalan sekaligus memberikan fleksibilitas kerja di tengah tingginya mobilitas masyarakat saat arus balik Lebaran.
Strategi Pemerintah Urai Arus Balik
Penerapan WFA menjadi salah satu langkah strategis pemerintah untuk mengurangi kepadatan lalu lintas selama periode arus balik Lebaran.
Dengan skema kerja fleksibel ini, masyarakat tidak harus kembali ke kota secara bersamaan, sehingga diharapkan distribusi perjalanan menjadi lebih merata dan kemacetan dapat diminimalkan.
Kesimpulan
WFA pasca Lebaran 2026 hanya berlangsung selama tiga hari, yakni 25–27 Maret 2026.
Setelah periode tersebut, seluruh ASN dan pegawai swasta kembali bekerja normal di kantor mulai 30 Maret 2026.
Kebijakan ini bukan tambahan libur, melainkan bentuk fleksibilitas kerja untuk menjaga produktivitas sekaligus membantu kelancaran arus balik Lebaran.
***