Bungko News – Pemerintah hingga akhir Mei 2026 terus menyalurkan dua bantuan sosial utama, yaitu Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH) untuk periode triwulan II (April–Juni 2026).
Bagi masyarakat yang ingin memastikan namanya terdaftar sebagai penerima, pengecekan dapat dilakukan secara mandiri menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tertera pada KTP melalui laman resmi Kementerian Sosial.
📌 Cara Cek Bansos via Website dan Aplikasi Resmi
Pemerintah menyediakan dua kanal resmi untuk mengecek status penerima bansos.
Pastikan Anda hanya menggunakan layanan dengan domain .go.id untuk menghindari situs penipuan.
1. Melalui Website cekbansos.kemensos.go.id
Berikut langkah-langkah pengecekan melalui laman resmi:
-
Buka laman cekbansos.kemensos.go.id melalui browser di ponsel atau komputer
-
Pilih wilayah domisili secara lengkap, mulai dari Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, hingga Desa/Kelurahan
-
Masukkan NIK 16 digit sesuai KTP
-
Ketik huruf kode captcha yang muncul di layar. Jika tidak terbaca, tekan tombol refresh
-
Klik tombol "Cari Data"
Sistem kemudian akan menampilkan status penerima manfaat, termasuk jenis bansos yang diterima dan status pencairan terkini.
2. Melalui Aplikasi "Cek Bansos"
Selain website, Kemensos juga menyediakan aplikasi "Cek Bansos" yang dapat diunduh melalui Play Store (Android) atau App Store (iOS).
Berikut langkah-langkahnya:
-
Unduh dan buka aplikasi "Cek Bansos" di HP Anda
-
Pilih menu "Buat Akun" jika Anda pengguna baru, lalu lengkapi data diri (nama lengkap, NIK, alamat, email, dan password)
-
Unggah swafoto dan foto KTP sesuai petunjuk, lalu klik "Buat Akun Baru"
-
Setelah berhasil login, pilih menu "Cek Bansos" dan masukkan NIK, maka sistem akan menampilkan informasi seperti nama penerima, jenis bantuan, kelompok desil, hingga status pencairan