Bungko News – JAKARTA - Pencairan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau Kartu Sembako melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Mandiri tidak dilakukan secara serentak.
Hal ini disebabkan oleh perbedaan status bansos yang dimiliki masing-masing Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Berdasarkan informasi terbaru, KPM yang cair hari ini adalah pemegang KKS Mandiri lama (susulan) yang belum menerima pencairan di tahap 3 kemarin dengan status bansos sudah (SI).
Berdasarkan pantauan di lapangan, terdapat beberapa status bansos yang berbeda-beda pada sistem SIKS-NG (Sistem Informasi Keluarga Sejahtera-Next Generation).
Status-status tersebut menunjukkan tahapan proses pencairan yang sedang berjalan.
Berikut Rincian Status Bansos BPNT Beserta Penjelasannya:
1. Status "Masih SPM"
Status SPM (Surat Perintah Membayar) merupakan tahap akhir sebelum dana disalurkan.
Menurut informasi dari Radar Bogor, status ini menunjukkan bahwa proses penyaluran dana sudah berada di tahap akhir dan akan segera diteruskan ke tahap SP2D (Surat Perintah Pencairan Dana), yaitu perintah penyaluran dana kepada rekening penerima.
2. Status "Masih Cek Rekening"
Status ini menunjukkan bahwa sistem sedang dalam proses verifikasi data rekening penerima.
Berdasarkan informasi dari Klik Bantuan, status "cek rekening berhasil" menjadi indikator utama keberhasilan pencairan BPNT.
Status ini menandakan bahwa data rekening penerima telah tervalidasi dan siap diproses oleh Kementerian Sosial dan KPPN.
3. Status "Berhasil Cek Rekening"
Ini adalah tahapan penting di mana data rekening penerima telah berhasil divalidasi.
Setelah status ini muncul, tahapan penyaluran bantuan akan berlanjut dengan penerbitan SPM, pengeluaran SP2D oleh KPPN, dan akhirnya transfer dana oleh bank penyalur ke rekening KPM.
4. Status "Sudah (SI)"
Status SI (Instruksi Tetap) merupakan tahap akhir di mana dana benar-benar ditransfer ke bank penyalur KKS Merah Putih.
Pada status ini, dana sudah siap untuk dicairkan oleh KPM melalui ATM atau agen Brilink.
KKS Lama vs KKS Baru: Perbedaan Pencairan