Berita

Masih Ada Kesempatan! Kuota 8.180 Formasi PPPK Sekolah Rakyat Menanti Pelamar Hingga 14 Juni

Diperbarui 0 6 mnt baca 1,180 kata 4 halaman
Masih Ada Kesempatan! Kuota 8.180 Formasi PPPK Sekolah Rakyat Menanti Pelamar Hingga 14 Juni
Masih Ada Kesempatan! Kuota 8.180 Formasi PPPK Sekolah Rakyat Menanti Pelamar Hingga 14 Juni — Program Sekolah Rakyat: Pen...

Kementerian Sosial (Kemensos) resmi membuka seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk tenaga pendidik dan tenaga kependidikan di lingkungan Sekolah Rakyat tahun 2026.

Kabar baiknya, proses pendaftaran yang telah dimulai sejak tanggal 8 Juni 2026 lalu masih akan berlangsung hingga 14 Juni 2026.

Dengan waktu yang tersisa kurang dari satu minggu, jutaan calon pelamar diimbau untuk segera melengkapi persyaratan dan melakukan pendaftaran.

Ribuan Formasi Tersedia untuk Guru dan Tendik

Pemerintah menyiapkan kuota yang cukup besar dalam rekrutmen kali ini.

Terdapat total 3.053 formasi untuk jabatan fungsional guru yang tersebar di berbagai wilayah penempatan di Indonesia.

Program Sekolah Rakyat sendiri merupakan program pendidikan berasrama gratis yang digagas pemerintah untuk memberikan akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera dan miskin ekstrem.

Program ini menjadi salah satu strategi nasional dalam memutus rantai kemiskinan antargenerasi melalui pendidikan.

Rincian kebutuhan guru dengan kuota terbesar mencakup Guru Kelas Sekolah Dasar sebanyak 561 formasi, Guru Teknologi Informasi dan Komunikasi sebanyak 402 formasi, Guru Bahasa Inggris sebanyak 268 formasi, serta Guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan sebanyak 237 formasi.

Selain formasi guru, pemerintah juga membuka 5.127 formasi untuk tenaga kependidikan (tendik) yang mencakup posisi seperti Wali Asuh, Wali Asrama, Operator Sekolah, Pengelolaan Keuangan, dan Tenaga Administrasi.

Jadwal Seleksi Lengkap

Seleksi PPPK Guru Sekolah Rakyat 2026 telah mengikuti jadwal yang telah ditetapkan dalam Pengumuman Nomor 1995/1/KP.01.01/06/2026.

Berikut tahapan penting yang perlu diketahui calon pelamar:

  1. Pengumuman Seleksi: 3 – 15 Juni 2026

  2. Pendaftaran Seleksi: 8 – 14 Juni 2026

  3. Seleksi Administrasi: 8 – 16 Juni 2026

  4. Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi: 17 Juni 2026

  5. Masa Sanggah Seleksi Administrasi: 18 Juni 2026

  6. Jawab Sanggah Seleksi Administrasi: 18 – 19 Juni 2026

  7. Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Setelah Sanggah: 19 – 20 Juni 2026

  8. Penarikan Data Final: 21 Juni 2026

  9. Penjadwalan Seleksi CAT: 22 – 23 Juni 2026

  10. Pengumuman Peserta, Waktu, dan Tempat Seleksi CAT: 24 – 25 Juni 2026

  11. Pelaksanaan Seleksi Kompetensi dengan CAT BKN: 26 Juni – 5 Juli 2026

  12. Pengolahan Nilai Seleksi Kompetensi: 6 – 8 Juli 2026

  13. Pengumuman Hasil Kelulusan: 9 Juli 2026

  14. Penjadwalan Seleksi Kompetensi Tambahan: 10 – 11 Juli 2026

  15. Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Tambahan: 13 – 19 Juli 2026

  16. Pengumuman Hasil Kelulusan SKT: 22 Juli 2026

  17. Pengisian Daftar Riwayat Hidup dan Pemberkasan: 28 Juli – 11 Agustus 2026

Persyaratan yang Harus Dipenuhi

Panitia seleksi telah menetapkan sejumlah persyaratan umum yang wajib dipenuhi oleh seluruh calon pelamar, antara lain:

  1. Kewarganegaraan: Warga Negara Indonesia (WNI) yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

  2. Usia: Paling rendah 20 tahun dan paling tinggi 40 tahun pada saat pendaftaran. Untuk pelamar tenaga kependidikan, batas maksimal usia diperbolehkan hingga 45 tahun.

  3. Pendidikan: Minimal lulusan sarjana (S-1) atau diploma empat (D-IV). Pelamar wajib mengantongi Sertifikat Pendidik yang sah dan telah tervalidasi di pangkalan data resmi pemerintah.

  4. IPK: Memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3,10 bagi lulusan D-III, D-IV, dan S-1.

  5. Akreditasi Jurusan: Lulusan perguruan tinggi dengan akreditasi jurusan atau program studi minimal B.

  6. Rekam Jejak Hukum Bersih: Tidak pernah dipidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap karena tindak pidana dengan hukuman dua tahun atau lebih.

  7. Status Kepegawaian: Tidak berstatus sebagai CPNS, PNS, PPPK, prajurit TNI, maupun anggota Polri.

  8. Status Politik: Tidak menjadi anggota atau pengurus partai politik serta tidak terlibat politik praktis.

  9. Sehat: Sehat jasmani dan rohani sesuai persyaratan jabatan, serta bebas dari NAPZA.

  10. Dokumen Pendukung: Memiliki Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).

  11. Kesediaan Penempatan: Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dan bersedia bekerja secara shift serta bertempat tinggal di sekitar Sekolah Rakyat atau asrama.

Catatan Penting: Perlu diperhatikan bahwa seleksi PPPK Guru Sekolah Rakyat 2026 hanya diperuntukkan bagi lulusan PPG Calon Guru atau PPG Prajabatan. Lulusan PPG Guru Tertentu maupun PPG Dalam Jabatan (Daljab) tidak dapat mengikuti seleksi ini, sebagaimana dijelaskan dalam informasi resmi dari akun Instagram @ppgkemendikdasmen.

Cara Mendaftar Melalui SSCASN

Pendaftaran dilakukan secara daring melalui portal resmi Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Seluruh proses ini tidak dipungut biaya atau gratis.

Berikut langkah-langkah pendaftaran yang wajib diikuti oleh para pelamar:

  1. Kunjungi laman resmi SSCASN di https://sscasn.bkn.go.id/.

  2. Buat akun baru dengan mengklik menu "Buat Akun" di pojok atas portal SSCASN. Akun lama dari periode sebelumnya sudah tidak dapat digunakan kembali.

  3. Lengkapi seluruh data identitas yang diminta hingga proses pembuatan akun selesai.

  4. Login ke akun SSCASN menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan password yang telah didaftarkan.

  5. Masukkan kode captcha sesuai yang muncul di layar, lalu klik "Masuk".

  6. Lengkapi seluruh data pribadi, riwayat pendidikan, dan informasi lain yang diminta sistem.

  7. Pilih formasi PPPK Guru Sekolah Rakyat atau Tenaga Kependidikan yang tersedia sesuai dengan kualifikasi pendidikan Anda.

  8. Pilih wilayah penempatan yang diinginkan.

  9. Tentukan lokasi pelaksanaan Computer Assisted Test (CAT) BKN.

  10. Unggah seluruh dokumen persyaratan. Pastikan seluruh dokumen hasil pindai berwarna, berasal dari dokumen asli, dan dapat terbaca dengan jelas.

  11. Periksa kembali seluruh data yang telah diisi. Jika sudah sesuai dan yakin tidak ada kesalahan, klik "Submit" untuk mengirim pendaftaran.

Panitia menegaskan bahwa setiap peserta hanya diperbolehkan memilih satu formasi jabatan, sehingga pelamar harus benar-benar memastikan seluruh syarat telah sesuai sebelum mengakhiri proses pendaftaran.

Program Sekolah Rakyat: Pendidikan Gratis untuk Masyarakat Miskin

Sekolah Rakyat adalah program pendidikan berasrama gratis yang digagas oleh pemerintah untuk memberikan akses pendidikan dari jenjang SD hingga SMA bagi anak-anak dari keluarga sangat miskin atau prasejahtera.

Program ini bertujuan memutus rantai kemiskinan dengan memberikan pendidikan berkualitas dan keterampilan hidup.

Para guru yang lolos seleksi nantinya tidak hanya berperan sebagai tenaga pengajar, tetapi juga menjadi bagian dari transformasi sosial di wilayah-wilayah dengan tingkat kemiskinan tinggi.

Mereka akan bertugas mengajar di Sekolah Rakyat yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia, membantu anak-anak dari keluarga miskin dan kelompok rentan yang selama ini menghadapi keterbatasan akses pendidikan.

Informasi Penting Lainnya

  • Gratis: Seluruh tahapan seleksi tidak dipungut biaya atau gratis. Waspadai segala bentuk penipuan yang mengatasnamakan panitia seleksi.

  • Link Resmi: Informasi terbaru mengenai tahapan seleksi, pengumuman, serta ketentuan lainnya dapat dipantau melalui situs resmi Kementerian Sosial di https://kemensos.go.id.

  • Akun SSCASN: Pastikan Anda membuat akun SSCASN baru, karena akun dari periode sebelumnya tidak dapat digunakan kembali.

  • Dokumen: Semua dokumen yang diunggah harus berupa hasil pindai berwarna dari dokumen asli dan dapat terbaca dengan jelas.

  • Batas Waktu: Pendaftaran akan ditutup pada tanggal 14 Juni 2026. Panitia tidak akan memberikan perpanjangan waktu pendaftaran.

Penutup

Bagi para lulusan PPG Prajabatan dan PPG Calon Guru yang memenuhi persyaratan, momentum ini tidak boleh disia-siakan.

Dengan waktu pendaftaran yang tersisa hingga 14 Juni 2026, diimbau untuk segera melakukan pendaftaran melalui portal SSCASN.

Kesempatan untuk menjadi bagian dari program strategis nasional dalam mencerdaskan anak bangsa telah terbuka lebar.

Jangan sampai ketinggalan, segera daftarkan diri Anda sebelum batas waktu yang ditentukan.

Berita Terkait