Berita

KABAR GEMBIRA! Tunjangan Guru Non-ASN Naik dari Rp1,5 Juta Jadi Rp2 Juta per Bulan di 2026

Diperbarui 0 5 mnt baca 914 kata 3 halaman
KABAR GEMBIRA! Tunjangan Guru Non-ASN Naik dari Rp1,5 Juta Jadi Rp2 Juta per Bulan di 2026
KABAR GEMBIRA! Tunjangan Guru Non-ASN Naik dari Rp1,5 Juta Jadi Rp2 Juta per Bulan di 2026 — Tunjangan Guru Non-ASN Naik S...

Pemerintah terus memacu revitalisasi sekolah dan digitalisasi pembelajaran.

Pada tahun 2025, revitalisasi satuan pendidikan sudah dilaksanakan untuk 16.167 sekolah.

Selain itu, telah dilakukan penyediaan perangkat digitalisasi pembelajaran pada 288.865 satuan pendidikan.

Program ini merupakan program prioritas Presiden dan sangat berkaitan erat dengan kualitas layanan pendidikan.

Penguatan Karakter dengan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat

Dalam upaya mendukung penguatan pendidikan karakter, pemerintah telah meluncurkan kebijakan:

  • Gerakan tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat

  • Budaya sekolah aman dan nyaman

  • Pelaksanaan upacara bendera di sekolah secara rutin

Gerakan tujuh kebiasaan tersebut mencakup: bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, serta tidur cepat.

Semua ini diharapkan membentuk generasi yang berkarakter, disiplin, dan berbudaya.

Komitmen ke Depan: Fokus pada 3T, ATS, dan Kualitas Pembelajaran

Kemendikdasmen menyampaikan bahwa ke depan masih banyak hal yang perlu diselesaikan.

Beberapa fokus utama antara lain:

  1. Penanganan anak usia sekolah yang tidak sekolah (ATS) – terutama melalui validitas pendataan, pola penjangkauan tepat, pendampingan efektif, dan deteksi dini anak berisiko putus sekolah.

  2. Penajaman lokus – agar program lebih berpihak pada wilayah 3T (tertinggal, terdepan, terluar) dan kelompok rentan.

  3. Peningkatan kualitas pembelajaran – dengan memperkuat kompetensi guru, memperluas penerapan pembelajaran bermakna dan mendalam, serta berfokus pada literasi dan numerasi.

  4. Digitalisasi pembelajaran – perlu didukung dengan pemenuhan bahan ajar dan bahan belajar yang kaya, berkualitas, dan aman.

Kementerian mengajak komitmen bersama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, masyarakat, lembaga pemerintah, dan mitra pembangunan untuk terus memperjuangkan bantuan pendidikan seperti PIP, baik dari sisi satuan biaya maupun perluasan cakupan.

Kemendikdasmen menyampaikan terima kasih atas komitmen kuat Komisi X DPR RI dalam mendorong layanan pendidikan yang lebih berkualitas dan berkeadilan.

Kerja sama yang selama ini terbangun dengan sangat baik antara kementerian dan DPR diharapkan terus berlanjut untuk kemajuan pendidikan nasional.

Berita Terkait