Bungko News – Pemerintah kembali melanjutkan penyaluran berbagai bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat setelah sempat terhenti akibat libur nasional Idul Fitri.
Sejumlah program bantuan, mulai dari bantuan pangan hingga Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), kini mulai dijadwalkan kembali di berbagai daerah di Indonesia.
Penyaluran Bantuan Pangan Kembali Dimulai
Bantuan pangan berupa beras 20 kilogram dan minyak goreng 4 liter dipastikan kembali disalurkan kepada masyarakat.
Program ini menyasar sekitar 35 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Indonesia.
Sebelumnya, distribusi sempat tertunda karena libur Lebaran.
Namun kini, penyaluran mulai berjalan kembali secara bertahap dengan pembagian surat undangan kepada KPM di berbagai wilayah.
Sejumlah daerah yang telah menjadwalkan penyaluran bantuan pangan antara lain:
- Kota Cirebon: mulai 30 Maret hingga 2 April 2026 - Kota Manado: mulai 30 Maret 2026 - Bengkulu dan Palembang - Jawa Timur (Malang, Surabaya) - Jawa Barat (Majalengka, Subang, Indramayu)Selain itu, wilayah lain di Indonesia juga mulai mengaktifkan kembali distribusi bantuan pangan sejak akhir Maret 2026.
Pemerintah bahkan dikabarkan akan memperpanjang penyaluran bantuan ini hingga akhir April 2026 agar menjangkau seluruh penerima.
PKH dan BPNT Cair Melalui Kantor Pos
Selain bantuan pangan, kabar baik juga datang bagi KPM yang menantikan pencairan PKH dan BPNT.
Proses pencairan bantuan ini mulai dilakukan melalui kantor pos di berbagai daerah sejak 26 Maret 2026.
Penyaluran dilakukan melalui dua mekanisme:
- Melalui Kartu KKS (Kartu Keluarga Sejahtera) - Melalui PT Pos Indonesia dengan sistem undanganSurat undangan pencairan telah mulai dibagikan kepada KPM sejak 26–28 Maret 2026 oleh petugas di lapangan.