Berita

Resmi Dicairkan! Begini Mekanisme Pembayaran THR 2026 untuk ASN di Seluruh Indonesia

Admin Utama Diperbarui 0 3 menit 2 halaman
Resmi Dicairkan! Begini Mekanisme Pembayaran THR 2026 untuk ASN di Seluruh Indonesia
  1. Instansi menyiapkan data pembayaran gaji melalui aplikasi sistem penggajian pemerintah.

  2. Bendahara satuan kerja mengajukan Surat Perintah Membayar (SPM) kepada Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN).

  3. KPPN memverifikasi dan menerbitkan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D).

  4. Dana ditransfer langsung ke rekening ASN melalui bank penyalur pemerintah.

Jika pembayaran langsung tidak dapat dilakukan, maka penyaluran dapat dilakukan melalui mekanisme bendahara pengeluaran di masing-masing instansi.

Mekanisme Pembayaran untuk ASN Daerah

Berbeda dengan ASN pusat, THR untuk ASN daerah dibayarkan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Karena bergantung pada kemampuan keuangan daerah, waktu pencairannya dapat sedikit berbeda antar wilayah.

Meski demikian, pemerintah daerah tetap diharapkan menyalurkan THR paling lambat menjelang Hari Raya agar pegawai daerah juga menerima haknya tepat waktu.

Tahapan pembayaran THR bagi ASN daerah umumnya meliputi:

  • Pengajuan anggaran THR oleh perangkat daerah

  • Persetujuan dan pencairan melalui bendahara daerah

  • Transfer langsung ke rekening pegawai daerah

Perbedaan kemampuan fiskal daerah juga memengaruhi komponen tambahan seperti tunjangan kinerja daerah yang dapat ikut dimasukkan dalam THR.

Target Penyaluran Rampung Sebelum Lebaran

Pemerintah menargetkan seluruh pembayaran THR ASN selesai sebelum Lebaran agar dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan hari raya.

Hingga awal Maret 2026, pencairan telah menjangkau ratusan ribu pegawai pemerintah pusat dan terus berlanjut untuk jutaan ASN lainnya di seluruh Indonesia.

Secara keseluruhan, pemerintah menyiapkan anggaran sekitar Rp55 triliun untuk pembayaran THR tahun 2026 yang mencakup ASN pusat, ASN daerah, TNI, Polri, serta pensiunan.

Dengan dimulainya pencairan ini, jutaan aparatur negara diharapkan dapat segera menerima tunjangan tersebut untuk mendukung kebutuhan menjelang Idulfitri sekaligus mendorong aktivitas ekonomi masyarakat selama Ramadan.

***

Hak Cipta Dilindungi. Dilarang keras mengutip, menyalin, atau mereproduksi sebagian maupun seluruh isi artikel ini untuk tujuan komersial, termasuk pembuatan konten media sosial, tanpa izin tertulis dari Redaksi.

Bagikan

Komentar

0/500

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Terkait