Ke Depan: Graduasi dan Kemandirian
Percepatan pembaruan data tidak hanya bertujuan untuk menyalurkan bansos secara tepat sasaran, tetapi juga mendorong proses graduasi—yakni membantu penerima bantuan keluar dari ketergantungan sosial.
Gus Ipul menekankan bahwa bantuan sosial bagi usia produktif harus disertai proses graduasi, di mana penerima bantuan diharapkan bisa mandiri secara ekonomi.
Program Sekolah Rakyat yang menjadi salah satu prioritas Presiden Prabowo juga berkolaborasi erat dengan program pemberdayaan masyarakat yang telah berjalan sebelumnya, termasuk PKH.
“Salah satu program prioritas Presiden RI adalah Sekolah Rakyat dan program ini merupakan hasil kolaborasi dengan program pemberdayaan masyarakat yang telah berjalan sebelumnya,” kata Mensos saat meninjau pelaksanaan program tersebut di Pamekasan.
Dengan sistem DTSEN yang terus dimutakhirkan dan integrasi yang semakin kuat antara pemerintah pusat dan daerah, diharapkan penyaluran bansos ke depan semakin akurat, tepat sasaran, dan mampu membantu mereka yang benar-benar membutuhkan.
“Bantuan sosial memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya melalui peningkatan konsumsi masyarakat,” ujar Mensos Saifullah Yusuf.
Kesimpulan
Percepatan pembaruan data penerima bansos PKH dan BPNT yang dilakukan Kemensos melalui transformasi dari DTKS ke DTSEN merupakan langkah fundamental dalam reformasi tata kelola bantuan sosial di Indonesia.
Dengan lebih dari 70 ribu operator desa yang terintegrasi, pembaruan data rutin setiap bulan dan setiap triwulan, serta partisipasi aktif masyarakat melalui aplikasi Cek Bansos, pemerintah telah berhasil menambah 475.821 KPM baru sekaligus mencoret ribuan penerima yang tidak layak pada triwulan II 2026.
Basis data DTSEN kini telah mencakup 289 juta penduduk yang tervalidasi—sebuah fondasi solid untuk memastikan setiap rupiah bantuan sosial benar-benar sampai ke tangan yang berhak.