Selain status penerima, masyarakat juga dapat mengetahui kelompok desil masing-masing.
Apa Itu Desil dan Mengapa Penting?
Desil merupakan pengelompokan tingkat kesejahteraan masyarakat berdasarkan DTSEN.
Data tersebut digunakan pemerintah untuk menentukan sasaran program bantuan sosial.
Penentuan desil tidak hanya berdasarkan besaran pendapatan atau pengeluaran rumah tangga.
Kemensos juga mempertimbangkan:
-
Jenis pekerjaan
-
Tingkat pendidikan
-
Kondisi dan kepemilikan rumah
-
Daya listrik
-
Kepemilikan aset (kendaraan, tanah, dll.)
Karena menggunakan berbagai indikator, status desil dapat berubah sesuai kondisi ekonomi dan pemutakhiran data di lapangan.
Apabila data yang tercatat dinilai tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya, masyarakat dapat mengajukan pembaruan melalui:
-
Pemerintah desa/kelurahan
-
Dinas Sosial setempat
-
Aplikasi Cek Bansos
Dengan data yang lebih akurat, penyaluran bantuan diharapkan menjadi lebih tepat sasaran dan menjangkau warga yang benar-benar membutuhkan.
Kesimpulan: Bansos Juni 2026 Berpotensi Cair
| Program | Status di Juni 2026 | Nominal |
|---|---|---|
| PKH | Tahap 2 (April–Juni), cair bertahap | Rp225.000 – Rp2.700.000 per tahap |
| BPNT | Tahap 2, khusus Desil 1–4 | Rp600.000 per 3 bulan |
| PIP | Cair sesuai jadwal sekolah | Rp450.000 – Rp1.800.000 per tahun |
Masyarakat diimbau untuk selalu mengecek status penerimaan secara mandiri melalui kanal resmi dan tidak mudah percaya pada informasi hoaks yang beredar di media sosial.
Sumber: Kementerian Sosial RI, DTSEN, dan kanal resmi bansos.
Artikel ini disusun untuk keperluan informasi publik.
Untuk data terbaru, silakan kunjungi laman resmi Kemensos atau hubungi pendamping sosial setempat.