Untuk mengatasi kendala ini, Kemensos telah berdiskusi dan mencari jalan keluar bersama Himbara agar pembukaan buku rekening kolektif tersebut bisa lebih dipercepat.
"Alhamdulillah setelah melakukan diskusi, kami menemukan solusi yang bisa mempercepat pembukaan rekening kolektif, nanti dilanjutkan dengan pembagian kartu kepada penerima manfaat di rumah masing-masing," ujarnya.
Jadwal Pasti Pencairan Bansos
Berdasarkan informasi terbaru dari Kemensos, jadwal pencairan bansos Oktober 2025 diperkirakan akan berlangsung mulai awal hingga akhir bulan Oktober.
"Paling cepat di minggu pertama Oktober, setelah semua aktivasi KKS selesai.
Paling lambat akhir Oktober 2025, bersamaan dengan penyaluran bansos triwulan keempat," jelas laporan dari Radar Bogor.
Kabar baiknya, lebih dari 1,9 juta KPM dipastikan tetap akan menerima bansos PKH dan BPNT.
Bahkan, tidak sedikit yang berpotensi memperoleh dana rapelan dobel karena pencairan dilakukan sekaligus untuk beberapa tahap yang tertunda.
"KPM penerima baru maupun peralihan dari PT Pos ke Bank Himbara berpotensi mendapat rapelan besar karena pencairan dilakukan sekaligus, meliputi BPNT Tahap 2 (April–Juni 2025), BPNT Tahap 3 (Juli–September 2025), Tambahan Penebalan Sembako Rp400.000, ditambah kemungkinan bantuan PKH Tahap 2 dan 3 sesuai komponen keluarga," tambah laporan tersebut.
Langkah yang Harus Dilakukan KPM
Bagi KPM yang baru menerima KKS, Kemensos mengimbau untuk tidak buru-buru mengecek saldo di ATM atau agen bank, karena biasanya saldo akan masuk setelah ada konfirmasi resmi dari Kemensos maupun pendamping sosial.
Untuk memastikan haknya aman, KPM diimbau melakukan langkah berikut:
1. Cek status di situs resmi cekbansos.kemensos.go.id 2. Memantau aplikasi Siks-NG melalui pendamping sosial di desa/kelurahan 3. Setelah status bantuan muncul di periode terbaru, barulah cek saldo di ATM atau agen bank resmi"Saldo KKS kosong bukan berarti bansos hilang.
Justru di Oktober 2025 ini, ada peluang besar bagi 1,9 juta KPM untuk mendapatkan bantuan rapelan sekaligus, termasuk BPNT, PKH, dan tambahan penebalan sembako Rp400 ribu," pungkas laporan tersebut.
Masyarakat dihimbau tetap tenang, bersabar, dan menunggu informasi resmi agar pencairan berjalan lancar tanpa kebingungan.
Proses administrasi yang memang memerlukan waktu ini dilakukan untuk memastikan bansos tepat sasaran dan tidak terjadi kesalahan dalam penyaluran.
***