Pencairan dilakukan secara otomatis tanpa perlu pengajuan atau autentikasi ulang dari penerima manfaat.
Untuk ASN aktif (PNS, CPNS, PPPK, TNI, Polri), pencairan akan dilakukan secara bertahap melalui mekanisme masing-masing instansi.
Berikut perkiraan jadwalnya:
| Kelompok Penerima | Jadwal Pencairan |
|---|---|
| Pensiunan ASN (melalui Taspen) | 2 Juni 2026 (otomatis, tanpa pengajuan) |
| ASN Aktif Pusat (PNS, CPNS, PPPK, TNI, Polri) | Juni 2026 (bertahap sesuai instansi) |
| ASN Aktif Daerah (PNS, CPNS, PPPK) | Juni – Juli 2026 (tergantung APBD) |
Apa Saja yang TIDAK Termasuk dalam Gaji Ke-13?
Pemerintah biasanya mengecualikan beberapa komponen tertentu dari perhitungan gaji ke-13, antara lain:
-
Tunjangan transportasi
-
Honorarium kegiatan
-
Insentif lembur
-
Bonus kinerja tertentu
-
Tunjangan khusus yang bersifat insidental
Imbauan Penting
-
Cek data diri Anda di sistem kepegawaian instansi masing-masing untuk memastikan kelancaran pencairan.
-
Proses bersifat otomatis – Jika Anda pensiunan, dana akan langsung masuk ke rekening Anda mulai 2 Juni 2026. Jangan langsung berbondong-bondong ke ATM pada tanggal tersebut karena proses penyaluran bertahap dapat memakan waktu hingga beberapa hari.
-
Waspada penipuan – Seluruh proses pencairan resmi dilakukan melalui bank-bank penyalur (Taspen dan bank Himbara) dan TIDAK memerlukan biaya administrasi atau transfer ke rekening pribadi tertentu. Taspen mengingatkan bahwa seluruh layanan diberikan secara gratis tanpa pungutan biaya.
-
Bagi penerima ganda – Jika Anda memiliki lebih dari satu status penerima manfaat, gaji ke-13 hanya dibayarkan satu kali berdasarkan manfaat dengan nominal terbesar.
-
Bagi yang pensiun setelah 1 Juni 2026 – Pegawai ASN dan pejabat negara yang pensiun terhitung mulai 1 Juni 2026 dan seterusnya, pembayaran gaji ke-13 dilakukan oleh instansi tempat bekerja terakhir, bukan oleh Taspen.
Dengan aturan yang jelas, komponen yang transparan, dan jadwal pencairan yang telah ditetapkan, diharapkan kebijakan ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat maksimal bagi seluruh aparatur negara yang telah mengabdi untuk bangsa dan negara, sekaligus membantu meningkatkan konsumsi rumah tangga menjelang tahun ajaran baru.