Total bantuan PKH per keluarga dapat mencapai Rp10.800.000 per tahun jika seluruh komponen maksimal terpenuhi.
Untuk BPNT / Program Sembako, besaran bantuan adalah Rp200.000 per bulan per KPM.
Karena disalurkan per triwulan, dalam satu kali pencairan KPM menerima total Rp600.000.
💡 Selain PKH dan BPNT, masih ada bansos lain seperti Program Indonesia Pintar (PIP) dengan besaran mulai dari Rp450.000 hingga Rp1.800.000 per tahun tergantung jenjang pendidikan, serta BLT Dana Desa sebesar Rp300.000 per bulan.
📅 Jadwal Pencairan Bansos 2026
Pemerintah menyalurkan bansos dengan skema triwulan atau setiap tiga bulan sekali.
Berikut jadwal lengkap distribusi bansos PKH dan BPNT 2026:
| Tahap | Periode | Status |
|---|---|---|
| Tahap 1 | Januari, Februari, Maret | ✅ Selesai |
| Tahap 2 | April, Mei, Juni | 🔄 Sedang berlangsung |
| Tahap 3 | Juli, Agustus, September | 📋 Akan datang |
| Tahap 4 | Oktober, November, Desember | 📋 Akan datang |
Perlu diketahui, pemerintah tidak menetapkan tanggal serentak secara nasional.
Pencairan dapat terjadi pada pekan pertama hingga keempat setiap bulannya, tergantung proses validasi data di masing-masing daerah.
Saat ini, bansos tahap II untuk periode April–Juni 2026 masih dalam proses penyaluran.
🔍 Cara Cek Status Penerima Bansos 2026
Masyarakat dapat mengecek status penerimaan bansos secara online mandiri melalui ponsel.
Kementerian Sosial menyediakan dua kanal resmi yang dapat diakses kapan saja dan di mana saja.
📱 Opsi 1: Melalui Situs Web Cek Bansos
Langkah-langkah pengecekan melalui situs resmi Kemensos:
-
Buka browser di HP/komputer, kunjungi laman cekbansos.kemensos.go.id
-
Pilih wilayah domisili secara lengkap (Provinsi → Kabupaten/Kota → Kecamatan → Desa/Kelurahan)
-
Masukkan nama lengkap sesuai KTP (pastikan tidak ada kesalahan ketik)
-
Isi kode captcha yang muncul (kode huruf unik sebagai sistem keamanan)
-
Klik tombol "Cari Data"
-
Sistem akan menampilkan informasi lengkap: nama penerima, desil kesejahteraan, jenis bantuan yang diterima, status pencairan, dan periode penyaluran