Berita

BPNT Mei 2026 Masih Tertahan di Status SPM, 475.821 KPM Baru Tetap Masuk Daftar Penerima

Redaksi Diperbarui 0 8 menit 3 halaman
BPNT Mei 2026 Masih Tertahan di Status SPM, 475.821 KPM Baru Tetap Masuk Daftar Penerima
BPNT Mei 2026 Masih Tertahan di Status SPM, 475.821 KPM Baru Tetap Masuk Daftar Penerima — Masyarakat dapat memantau statu...

Penting: Sistem DTSEN sebagai Acuan Baru

Sejak tahun 2026, pemerintah menggunakan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai basis utama penyaluran bansos, menggantikan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

DTSEN membagi tingkat kesejahteraan masyarakat ke dalam 10 desil berdasarkan kondisi sosial ekonomi, pendidikan, pekerjaan, kondisi rumah, hingga kepemilikan aset.

Desil 1 hingga 4 (atau 40 persen masyarakat dengan kondisi ekonomi terbawah) menjadi prioritas penerima bansos PKH dan BPNT.

Penentuan desil dilakukan setiap 3 bulan oleh BPS, dan dapat berubah sesuai perkembangan ekonomi keluarga.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) juga telah mempercepat pembaruan data dari yang sebelumnya tanggal 20 setiap triwulan menjadi tanggal 10 setiap bulan, sehingga verifikasi penerima hingga pencairan bansos menjadi lebih cepat dibanding sebelumnya.


Imbauan untuk KPM: Jangan Terlalu Sering Cek Saldo KKS

Bagi KPM yang statusnya sudah SI, disarankan untuk melakukan pengecekan saldo kartu KKS secara berkala, cukup 3 hari sekali atau 1 minggu sekali.

Pengecekan yang terlalu sering sangat tidak disarankan karena beberapa alasan berikut:

Selain itu, masyarakat diimbau untuk waspada terhadap penipuan yang mengatasnamakan Kemensos.

Informasi resmi bansos dapat diakses melalui command center Kemensos di nomor 021-171 atau WhatsApp 08877171171.


Bantuan Susulan dan Program Lain Masih Berjalan Hingga Juni 2026

Penyaluran bantuan PKH tahap 2 dan BPNT tahap 2 masih dilanjutkan untuk kategori penerima tertentu melalui termin susulan.

Proses ini mencakup:

  • KPM penerima lewat PT Pos Indonesia (khusus wilayah yang sulit dijangkau layanan perbankan)

  • Wilayah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal)

  • Penerima baru yang baru memperoleh Kartu Keluarga Sejahtera (KKS)

Selain bansos reguler, bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) termin pertama 2026 dan bantuan beras 20 kg serta minyak goreng 4 liter juga masih berlangsung pada Juni 2026.

Penyaluran dilakukan bertahap sesuai hasil validasi data penerima dan kesiapan distribusi bantuan di lapangan.


Kesimpulan

Penyaluran bansos PKH dan BPNT tahap 2 tahun 2026 untuk periode April–Juni terus berlangsung secara bertahap.

Kabar baiknya, status PKH bagi sebagian besar KPM telah berubah menjadi SI, menandakan proses pencairan segera dilakukan dalam waktu 3–7 hari ke depan.

Sementara BPNT masih berada pada tahap SPM dan perlu sedikit kesabaran dari para penerima.

Pemerintah juga terus melakukan percepatan pembaruan data melalui DTSEN, yang terbukti dengan masuknya 475.821 KPM baru pada triwulan II 2026.

Masyarakat dapat memantau status penerimaan secara mandiri melalui situs cekbansos.kemensos.go.id atau aplikasi Cek Bansos di HP masing-masing.

Hak Cipta Dilindungi. Dilarang keras mengutip, menyalin, atau mereproduksi sebagian maupun seluruh isi artikel ini untuk tujuan komersial, termasuk pembuatan konten media sosial, tanpa izin tertulis dari Redaksi.

Bagikan

Komentar

0/500

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Terkait