JAKARTA - Pemerintah melalui kementerian terkait memastikan pencairan berbagai program bantuan sosial (bansos) akan terus berlangsung hingga akhir Desember 2025.
Kelima jenis bansos tersebut meliputi Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Program Indonesia Pintar (PIP), Bantuan Pangan Beras, dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa.
Masyarakat yang belum menerima bansos di tahap sebelumnya masih memiliki kesempatan untuk mencairkan dana bantuan hingga akhir tahun.
Berdasarkan data dari Kementerian Sosial (Kemensos), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), serta Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), berikut adalah jadwal lengkap pencairan bansos hingga Desember 2025:
1. PKH dan BPNT Tahap 3 dan 4
Kemensos mengonfirmasi bahwa pencairan PKH dan BPNT tahap 3 untuk periode Juli-September 2025 masih terus berlangsung bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang belum menerima bantuan.
Hingga 15 September 2025, BPNT telah disalurkan kepada 13,6 juta penerima manfaat atau setara 75,89 persen, sementara PKH sudah tersalurkan kepada 7,4 juta KPM dengan capaian 74,43 persen.
"Penyaluran BPNT dan PKH untuk triwulan III masih berlangsung. Progres pencairan bagi setiap penerima manfaat dapat dipantau secara berkala melalui laman resmi Cek Bansos," tulis Kemensos dalam laman resminya.
Sementara itu, PKH dan BPNT tahap 4 untuk alokasi Oktober, November, dan Desember 2025 akan mulai dicairkan pada triwulan keempat.
Berdasarkan jadwal resmi Kemensos, pencairan bansos PKH dan BPNT dibagi menjadi empat tahap:
2. Program Indonesia Pintar (PIP) Termin 3
Kemendikbudristek memastikan pencairan Program Indonesia Pintar (PIP) akan berlanjut hingga Desember 2025.
Pencairan dana PIP dilakukan dalam tiga termin setiap tahun, dengan termin ketiga akan berlangsung pada Oktober-Desember 2025.
"Dana pada termin ketiga diberikan kepada siswa yang termasuk dalam kategori tahap 1 atau 2, namun belum sempat menerima pencairan sebelumnya," jelas Kemendikbudristek dalam peraturan resminya.
Pencairan PIP 2025 dibagi sebagai berikut:
- Termin 1: Februari-April 2025 - Termin 2: Mei-September 2025 - Termin 3: Oktober-Desember 20253. Bantuan Pangan Beras 10 Kg
Pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) memperpanjang program Bantuan Pangan (Banpang) Beras hingga Desember 2025.
Setiap penerima akan mendapat 10 kilogram beras per bulan dengan total penerima sebanyak 18,27 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
"Bantuan pangan beras ini akan berjalan mulai September hingga Desember, masing-masing 10 kilogram per bulan untuk 18,277 juta penerima," ujar Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi.
Penyaluran bantuan beras dilakukan dalam dua tahap:
- Tahap pertama: akhir September 2025 dengan menyalurkan 20 kilogram beras sekaligus (setara alokasi September–Oktober) - Tahap kedua: penyaluran 20 kilogram beras alokasi November–Desember 2025Pemerintah telah menyiapkan anggaran sekitar Rp13,9 triliun untuk program ini.
4. BLT Dana Desa
Kemendes PDTT mengonfirmasi bahwa BLT Dana Desa akan terus disalurkan hingga Desember 2025.
Selama tahun 2025, BLT Dana Desa disalurkan sebanyak 12 kali dari bulan Januari sampai Desember dengan nilai bantuan Rp300.000 per bulan.
"Selama Tahun 2025 BLT Dana Desa akan disalurkan sebanyak 12 kali dari bulan Januari sampai bulan Desember Tahun 2025," tulis Kemendes dalam laman resminya.
Proses pencairan BLT Dana Desa masih terus berlangsung di beberapa daerah di seluruh Indonesia.
Masyarakat dapat mengecek status penerima melalui situs resmi Kemendesa di sid.kemendesa.go.id.
Cara Mengecek Status Penerima Bansos
Masyarakat dapat mengecek status penerima bansos melalui beberapa kanal resmi:
1. Cek Bansos PKH dan BPNT melalui cekbansos.kemensos.go.id 2. Cek PIP melalui pip.kemendikdasmen.go.id 3. Cek BLT Dana Desa melalui sid.kemendesa.go.idPemerintah mengimbau masyarakat yang belum menerima bansos untuk bersabar karena proses pencairan masih berlangsung dan akan terselesaikan hingga akhir Desember 2025.
***