-
Diabetes melitus
-
Hipertensi
-
Penyakit jantung
-
Gagal ginjal
-
Kanker serviks
-
Kanker payudara
-
Kanker usus besar
-
TBC
-
Hepatitis
-
Anemia pada remaja putri
Apa yang Terjadi Setelah Skrining?
Hasil skrining akan menunjukkan tingkat risiko kesehatan Anda: rendah, sedang, atau tinggi.
-
Jika hasil menunjukkan risiko sedang atau tinggi, Anda akan mendapatkan rekomendasi medis untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut di Puskesmas atau dokter keluarga terdaftar
-
Seluruh proses tindak lanjut ini gratis bagi peserta BPJS Kesehatan aktif
-
Skrining yang sudah dilakukan akan tersimpan dalam sistem dan menjadi data riwayat kesehatan Anda
Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan
-
Pastikan status kepesertaan aktif sebelum melakukan skrining agar akses tidak terhambat
-
Isi kuesioner dengan jujur—data yang akurat sangat penting untuk deteksi dini yang tepat
-
Skrining wajib dilakukan minimal satu kali dalam setahun
-
Layanan ini tidak dipungut biaya bagi peserta aktif BPJS Kesehatan
-
Jika Anda sudah melakukan skrining di tahun 2025, wajib melakukan skrining ulang di tahun 2026
Kesimpulan
Skrining Riwayat Kesehatan BPJS 2026 adalah langkah penting untuk menjaga kesehatan diri dan keluarga.
Dengan tiga metode online yang tersedia—Mobile JKN, website resmi, dan CHIKA—Anda bisa melakukan skrining kapan saja dan di mana saja tanpa harus mengantre di klinik.
Jangan tunda lagi! Lakukan skrining sekarang juga agar akses layanan kesehatan BPJS Anda tetap lancar sepanjang tahun 2026.
Artikel ini disusun berdasarkan informasi resmi dari BPJS Kesehatan dan Kementerian Kesehatan RI per Juni 2026.
Untuk informasi terbaru, kunjungi situs resmi BPJS Kesehatan di www.bpjs-kesehatan.go.id.