Tidak Semua KPM Tahap 2 Akan Menerima di Tahap 3
Kemensos menegaskan bahwa tidak semua KPM yang menerima bantuan di tahap 2 akan kembali menerima di tahap 3.
"Tidak semua KPM PKH dan BPNT yang cair di tahap kedua kemarin bakalan cair lagi di tahap ketiga," kata pendamping sosial.
Beberapa alasan KPM di-exclude dari penerima bantuan tahap 3 antara lain:
- Perubahan data Dapodik yang belum sinkron dengan data DTSEN - KPM sudah tidak lagi memenuhi kriteria penerima - Adanya pemutihan data penerima yang tidak valid
"Ada kemungkinan KPM di-exclude karena data Dapodiknya masih belum sinkron dengan data DTSEN.
Untuk KPM yang seperti ini bisa mengecek di operator desa dan bisa diusulkan ulang untuk mendapatkan bantuan sosial PKH maupun BPNT," jelasnya.
Program PPSE: Alternatif untuk KPM Produktif
Bagi KPM yang usianya masih produktif (40 tahun ke bawah), Kemensos menyarankan untuk mengikuti Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi (PPSE).
Program ini memberikan bantuan modal usaha maksimal Rp5 juta per KPM.
"PPSE adalah program yang dibentuk oleh Kemensos untuk pembinaan sosial ekonomi masyarakat.
Sasarannya adalah penerima PKH yang memiliki bantuan usaha embrio aktif.
Diharapkan, KPM yang menerima program ini tidak menerima program PKH selama setahun," jelas Kepala Dinsos Kota Blitar, Sad Sasmintarti.
Program PPSE menyasar KPM PKH yang terdata dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dengan kriteria berada pada desil 1 hingga 4, serta sudah menerima bantuan sosial selama lebih dari lima tahun dan berusia produktif (19–64 tahun).
Cara Cek Status Penerima BPNT dan PKH
Masyarakat bisa mengecek status penerima bantuan melalui laman resmi Kementerian Sosial dengan langkah-langkah sebagai berikut:
1. Buka https://cekbansos.kemensos.go.id 2. Isi nama lengkap, provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan, dan kode verifikasi 3. Klik tombol "Cari Data" 4. Jika terdaftar, akan muncul informasi jenis bantuan dan status pencairan"Buat para keluarga penerima manfaat yang perlu dilakukan adalah sabar, positive thinking, bantu dengan doa semoga segala prosesnya diberi kelancaran," pesan pendamping sosial.
***