-
Pilih Provinsi tempat tinggal
-
Pilih Kabupaten/Kota
-
Pilih Kecamatan
-
Pilih Desa/Kelurahan (pastikan sesuai dengan KTP)
Masukkan Nama Lengkap sesuai yang tertera di KTP (jangan menggunakan nama panggilan).
Ketikkan kode captcha yang muncul di layar. Jika kode kurang jelas, klik ikon refresh untuk mendapatkan kode baru.
Klik tombol "Cari Data".
Tunggu sistem memproses data Anda.
Hasil pengecekan akan menampilkan informasi lengkap, termasuk:
-
Nama lengkap Anda
-
Nomor desil kesejahteraan (Desil 1-10)
-
Jenis bansos yang diterima (PKH, BPNT, atau keduanya)
-
Status pencairan (YA/TIDAK)
-
Periode penyaluran (contoh: APR - JUN 2026)
Peringatan: Hanya gunakan situs dengan domain .go.id untuk menghindari penipuan. Jangan pernah memasukkan NIK atau data pribadi ke situs tidak resmi .
📱 Metode 2: Melalui Aplikasi "Cek Bansos"
Metode ini cocok untuk pengecekan rutin karena data akan tersimpan.
Aplikasi ini tersedia gratis di Google Play Store (Android) dan App Store (iOS).
Langkah-langkah:
-
Unduh aplikasi "Cek Bansos" dari toko aplikasi resmi di ponsel Anda.
-
Buat akun baru dengan mengisi:
-
NIK KTP
-
Nomor Kartu Keluarga (KK)
-
Alamat email (opsional)
-
Buat password
-
-
Unggah foto yang diminta:
-
Foto selfie/swafoto sambil memegang KTP asli
-
Foto KTP bagian depan
-
-
Tunggu verifikasi dari admin. Proses ini biasanya memakan waktu maksimal 1x24 jam hingga akun diaktifkan .
-
Login ke aplikasi dengan akun yang sudah terverifikasi.
-
Pilih menu "Cek Bansos" .
-
Masukkan data wilayah (Provinsi, Kabupaten, Kecamatan, Desa) sesuai KTP.
-
Masukkan nama lengkap dan kode captcha.
-
Klik "Cari Data" .
Hasil yang ditampilkan akan sama dengan metode situs web, yaitu status desil, jenis bansos, dan periode penyaluran .