Memasuki bulan Juni 2026, penyaluran bantuan sosial (bansos) tahap 2 untuk periode April-Mei-Juni sedang berlangsung.
📱 Metode 2: Melalui Aplikasi "Cek Bansos".
Unduh aplikasi "Cek Bansos" dari toko aplikasi resmi di ponsel Anda...
Memasuki bulan Juni 2026, penyaluran bantuan sosial (bansos) tahap 2 untuk periode April-Mei-Juni sedang berlangsung.
Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) kini menggunakan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai basis data utama untuk menentukan penerima bansos, menggantikan DTKS .
Salah satu indikator terpenting untuk mengetahui apakah Anda berhak menerima bansos adalah status desil.
Desil adalah sistem pengelompokan tingkat kesejahteraan rumah tangga ke dalam 10 kelompok yang sama besar .
Semakin kecil angka desil, semakin besar peluang Anda mendapatkan bantuan.
Berikut adalah panduan lengkap cara cek desil dan status bansos menggunakan NIK KTP.
Apa Itu Desil dan Mengapa Penting?
Desil digunakan pemerintah untuk memprioritaskan penerima bantuan sosial.
Berikut rincian kategori desil :
| Kategori Desil | Tingkat Kesejahteraan | Peluang Bansos |
|---|---|---|
| Desil 1 | Sangat Miskin (10% terbawah) | Prioritas utama seluruh bansos |
| Desil 2 | Miskin | Berhak PKH, BPNT, PBI JK |
| Desil 3 | Hampir Miskin | Berhak PKH, BPNT, PBI JK |
| Desil 4 | Rentan Miskin | Berhak PKH, BPNT, PBI JK |
| Desil 5 | Menengah ke Bawah | Potensi BPNT & PBI JK |
| Desil 6-10 | Menengah ke Atas / Mampu | Tidak berhak bansos |
Rumus singkatnya: Jika Anda berada di Desil 1-4, peluang mendapatkan bansos seperti PKH dan BPNT sangat besar.
Desil 5 masih berpeluang untuk BPNT dan PBI JK (BPJS gratis) .
Cara Cek Desil Bansos Juni 2026
Kemensos menyediakan dua kanal resmi untuk mengecek status desil dan bansos secara online.
Pilih metode yang paling nyaman bagi Anda.
🖥️ Metode 1: Melalui Situs Resmi cekbansos.kemensos.go.id
Metode ini paling sederhana karena tidak perlu menginstal aplikasi.
Cukup menggunakan browser di HP atau komputer.
Langkah-langkah:
-
Buka browser di ponsel atau komputer Anda.
-
Akses laman resmi Kemensos di alamat:
https://cekbansos.kemensos.go.id -
Masukkan data wilayah secara berurutan:
-
Pilih Provinsi tempat tinggal
-
Pilih Kabupaten/Kota
-
Pilih Kecamatan
-
Pilih Desa/Kelurahan (pastikan sesuai dengan KTP)
-
-
Masukkan Nama Lengkap sesuai yang tertera di KTP (jangan menggunakan nama panggilan).
-
Ketikkan kode captcha yang muncul di layar. Jika kode kurang jelas, klik ikon refresh untuk mendapatkan kode baru.
-
Klik tombol "Cari Data".
-
Tunggu sistem memproses data Anda.
Hasil pengecekan akan menampilkan informasi lengkap, termasuk:
-
Nama lengkap Anda
-
Nomor desil kesejahteraan (Desil 1-10)
-
Jenis bansos yang diterima (PKH, BPNT, atau keduanya)
-
Status pencairan (YA/TIDAK)
-
Periode penyaluran (contoh: APR - JUN 2026)
Peringatan: Hanya gunakan situs dengan domain .go.id untuk menghindari penipuan. Jangan pernah memasukkan NIK atau data pribadi ke situs tidak resmi .
📱 Metode 2: Melalui Aplikasi "Cek Bansos"
Metode ini cocok untuk pengecekan rutin karena data akan tersimpan.
Aplikasi ini tersedia gratis di Google Play Store (Android) dan App Store (iOS).
Langkah-langkah:
-
Unduh aplikasi "Cek Bansos" dari toko aplikasi resmi di ponsel Anda.
-
Buat akun baru dengan mengisi:
-
NIK KTP
-
Nomor Kartu Keluarga (KK)
-
Alamat email (opsional)
-
Buat password
-
-
Unggah foto yang diminta:
-
Foto selfie/swafoto sambil memegang KTP asli
-
Foto KTP bagian depan
-
-
Tunggu verifikasi dari admin. Proses ini biasanya memakan waktu maksimal 1x24 jam hingga akun diaktifkan .
-
Login ke aplikasi dengan akun yang sudah terverifikasi.
-
Pilih menu "Cek Bansos" .
-
Masukkan data wilayah (Provinsi, Kabupaten, Kecamatan, Desa) sesuai KTP.
-
Masukkan nama lengkap dan kode captcha.
-
Klik "Cari Data" .
Hasil yang ditampilkan akan sama dengan metode situs web, yaitu status desil, jenis bansos, dan periode penyaluran .
Arti Status yang Muncul Saat Pengecekan
Setelah melakukan pencarian, berikut beberapa status yang mungkin muncul beserta artinya :
| Status yang Muncul | Artinya |
|---|---|
| Terdaftar + muncul periode bansos | Anda adalah penerima manfaat aktif |
| Desil 1-4 + "YA" pada kolom bansos | Anda masuk prioritas bansos |
| Desil 5 + hanya PBI JK | Anda berhak BPJS gratis, namun belum tentu bansos tunai |
| Data Tidak Ditemukan | Nama Anda belum terdaftar dalam DTSEN |
| Tidak ada keterangan bansos | Anda belum terdaftar sebagai penerima periode ini |
Perlu diketahui, desil bersifat dinamis dan dapat berubah sesuai kondisi sosial ekonomi terkini.
Data diperbarui secara periodik oleh BPS .
Bansos yang Cair di Juni 2026
Untuk periode April-Mei-Juni 2026 (Tahap 2) , berikut bantuan yang sedang disalurkan :
| Program Bansos | Besaran per Tahap (3 bulan) | Keterangan |
|---|---|---|
| PKH | Variatif (Rp225.000 - Rp750.000 per komponen) | Bantuan bersyarat untuk kesehatan & pendidikan |
| BPNT / Sembako | Rp600.000 | Rp200.000 per bulan, cair sekaligus 3 bulan |
| Bantuan Beras | 10 kg per KPM | Disalurkan melalui Bulog & PT Pos |
Jika status Anda terdaftar, silakan cek secara berkala karena pencairan dilakukan bertahap sepanjang bulan Juni .
Yang Perlu Diperhatikan
1. Data Harus Sesuai
Pastikan nama dan alamat yang Anda masukkan persis sama dengan yang tertera di KTP.
Kesalahan satu huruf pun dapat menyebabkan data tidak ditemukan .
2. Waspada Penipuan
Jangan pernah memberikan data pribadi (NIK, PIN, OTP) kepada siapapun yang mengaku petugas bansos.
Seluruh layanan pengecekan bansos gratis 100% tanpa biaya apapun.
3. Jika Data Tidak Ditemukan
Jika nama Anda belum terdaftar, Anda dapat mengusulkan diri melalui:
-
Aplikasi "Cek Bansos" (menu "Usulan")
-
Kantor desa/kelurahan setempat
-
Dinas Sosial kabupaten/kota
4. Rutin Cek Secara Berkala
Karena data penerima bersifat dinamis dan dapat berubah setiap periode, penting untuk melakukan pengecekan rutin, terutama menjelang jadwal pencairan bansos.
Dengan mengikuti panduan di atas, Anda dapat dengan mudah mengetahui status desil dan bansos Anda menggunakan NIK KTP, tanpa harus antre di kantor desa atau kelurahan.
Selamat mengecek!