Berita

Sistem Digital Perlinsos Resmi Diuji Coba, Verifikasi Bansos Kini Cukup 15 Menit

Diperbarui 0 6 mnt baca 1,024 kata 4 halaman
Sistem Digital Perlinsos Resmi Diuji Coba, Verifikasi Bansos Kini Cukup 15 Menit
Sistem Digital Perlinsos Resmi Diuji Coba, Verifikasi Bansos Kini Cukup 15 Menit — Revolusi Verifikasi: Dari 3 Bulan Jadi ...

"Tidak perlu membawa KTP dan KK seperti dulu. Cukup infokan NIK pendaftar, nanti dicek wajahnya, lalu akan keluar data keluarganya," jelas Samuel Prayoga, Anggota Komite Transformasi Digital Kemensos.

Teknologi verifikasi wajah yang digunakan adalah Liveness Detection (deteksi wajah aktif) yang mampu membedakan wajah asli dari foto, rekaman video, atau manipulasi digital lainnya.

Untuk memperkuat sistem ini, Kemensos menggandeng PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk yang memberikan dukungan 5 juta akses verifikasi wajah pada tahap awal uji coba.


Transparan Total: Tahu Persis Alasan Diterima atau Ditolak

Salah satu terobosan terpenting dari sistem ini adalah transparansi penuh dalam proses penentuan kelayakan.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan bahwa setiap pengajuan bansos dapat langsung diketahui hasilnya, termasuk alasan diterima atau ditolak.

"Melalui sistem ini, setiap pengajuan bansos dapat langsung diketahui hasilnya, termasuk alasan diterima atau ditolak. Ini penting untuk menghindari perdebatan di lapangan dan meningkatkan kepercayaan publik," ujar Gus Ipul dalam Raker bersama Komisi VIII DPR, Rabu (10/6/2026).

Sistem secara transparan menampilkan faktor-faktor penentu kelayakan, seperti kepemilikan aset, tingkat konsumsi listrik, status pekerjaan dan upah, hingga posisi dalam desil kesejahteraan dari BPS.

Pendekatan ini memberikan kepastian hukum dan sosial bagi masyarakat serta pelaksana di lapangan.


Terintegrasi Lintas Kementerian dan Lembaga

Keunggulan lain dari sistem Perlinsos Digital adalah integrasinya dengan berbagai basis data nasional secara real-time.

Sistem terhubung dengan data dari Dukcapil, ATR/BPN (kepemilikan tanah), Samsat dan Korlantas Polri (kepemilikan kendaraan), BPJS, serta data desil kesejahteraan dari BPS.

"Begitu pengajuan dilakukan, sistem secara instan akan bertanya ke berbagai sumber data mulai dari kepemilikan kendaraan, status pekerjaan dan upah, konsumsi listrik, hingga kepemilikan aset tanah semuanya database to database secara real time," jelas perwakilan Dewan Ekonomi Nasional (DEN) dalam simulasi di hadapan DPR.

Bahkan tanpa menginput nama, data langsung muncul secara real-time sebagai balikan dari Dukcapil setelah proses autentikasi biometrik berhasil.


Warga Bisa Daftar Mandiri, Tak Perlu Lewat Sekolah untuk PIP?

Berita Terkait