Pilih menu "Cek Bansos"
Masukkan 16 digit NIK sesuai KTP
Klik "Cari Data"
Bagi pengguna baru:
-
Unduh aplikasi Cek Bansos
-
Pilih "Buat Akun" untuk pengguna baru
-
Lengkapi data diri (nama lengkap, NIK, alamat, email, dan password)
-
Unggah swafoto dan foto KTP
-
Klik "Buat Akun Baru"
-
Lakukan verifikasi email jika diperlukan
-
Login dan lakukan pengecekan NIK
Tanda Bantuan PKH dan BPNT Sudah Cair
Penerima dapat mengetahui status pencairan bantuan melalui situs maupun aplikasi resmi Kemensos.
Berikut indikator bantuan sudah cair:
1. Status "YA" pada Hasil Pengecekan
Salah satu indikator bansos sudah dicairkan adalah munculnya status "YA" pada hasil pengecekan bansos, serta keterangan bantuan sedang ditransfer.
Jika status tersebut muncul, berarti penerima telah masuk dalam daftar penyaluran bantuan dan proses pencairan sedang berlangsung atau telah selesai dilakukan.
Jika status "TIDAK" yang muncul, berarti nama tersebut tidak terdaftar sebagai penerima bansos pada periode tersebut.
2. Cek Saldo Rekening KKS Secara Berkala
Penerima juga dapat mengecek saldo rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) secara berkala.
Apabila bantuan sudah masuk, saldo akan bertambah sesuai alokasi bantuan.
Penyaluran bansos PKH dan BPNT dilakukan melalui rekening KKS yang terhubung dengan bank-bank Himbara, yaitu BRI, BNI, Bank Mandiri, dan BTN.
Saluran Penyaluran Bansos
Kemensos menyalurkan bansos PKH dan BPNT melalui dua jalur utama:
-
Bank Himbara (BNI, BRI, Bank Mandiri, BTN) melalui rekening KKS
-
PT Pos Indonesia – diprioritaskan untuk lansia non-potensial, penyandang disabilitas berat, eks penderita penyakit kronis, komunitas adat terpencil, serta masyarakat di wilayah tanpa akses perbankan
Perubahan Penting: Desil Penerima Bansos 2026
Terdapat perubahan signifikan terkait kriteria penerima bansos pada tahun 2026.
Pemerintah menetapkan bahwa penerima BPNT dan PKH diprioritaskan untuk masyarakat yang masuk dalam desil 1 hingga desil 4 Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).