Sumber: Detik.com, 16 April 2026
Anggaran dan Kesiapan Pemerintah
Pemerintah mengalokasikan anggaran sekitar Rp55 triliun untuk penyaluran gaji ke-13 tahun 2026 guna mendukung pertumbuhan ekonomi kuartal II/2026. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, strategi pemerintah pada periode ini difokuskan pada pencairan gaji ke-13 sebagai salah satu stimulus daya beli masyarakat.
“Nanti kan ada gaji ke-13, nanti keluar pasti.
Jadi kunci pertumbuhan kuartal II adalah daya beli masyarakat dijaga, yang kedua adalah belanja pemerintah tetap digalakkan,” ujar Purbaya saat ditemui di Jakarta, Rabu (6/5/2026).
Meski sempat beredar isu pemotongan gaji ke-13 di tengah wacana efisiensi anggaran, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa kebijakan tersebut masih dalam tahap pembahasan dan belum ada keputusan final.
Hingga saat ini, gaji ke-13 tetap akan cair sesuai jadwal.
Kesimpulan
Pemerintah memastikan gaji ke-13 ASN dan pensiunan tahun 2026 akan mulai dicairkan paling cepat pada Juni 2026.
Besaran yang diterima berbeda-beda tergantung golongan, jabatan, dan status kepegawaian masing-masing, dengan komponen meliputi gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan pangan, serta tunjangan kinerja.
Para ASN dan pensiunan diimbau untuk mulai mengecek rekening masing-masing mulai awal Juni mendatang serta terus memantau informasi resmi dari instansi terkait.
Jangan lupa untuk memastikan data kepegawaian dan rekening pribadi tetap valid agar proses pencairan berjalan lancar.