Program PPSE: Alternatif untuk KPM yang Lulus PKH
Bagi KPM yang telah menerima bantuan PKH selama 5 tahun, Kemensos mengarahkan mereka untuk mengikuti Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi (PPSE).
Program ini bertujuan untuk pembinaan sosial ekonomi masyarakat dengan memberikan bantuan modal usaha.
"PPSE adalah program yang dibentuk oleh Kemensos untuk pembinaan sosial ekonomi masyarakat. Total penerima PPSE masing-masing menerima Rp5 juta dari Kemensos. Sasarannya adalah penerima PKH yang memiliki bantuan usaha embrio aktif," demikian dijelaskan dalam laman resmi Pemerintah Kota Blitar.
Diharapkan, KPM yang menerima program ini tidak menerima program PKH selama setahun, sehingga mereka dapat fokus mengembangkan usaha untuk mencapai kemandirian ekonomi.
"Harapannya, nantinya setelah terima ada graduasi dari penerima tersebut. Karena KPM ini menerima lumayan Rp5 juta. Tentunya semua juga untuk kemajuan para penerima program PKH," jelas Kepala Dinsos Kota Blitar, Sad Sasmintarti.
Besaran Bantuan PKH dan BPNT Tahap 3
Berdasarkan informasi dari Kompas TV, penyaluran PKH dan BPNT tahap ketiga 2025 akan menggulirkan bantuan senilai Rp11,93 triliun kepada sekitar 18,3 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Besaran bantuan PKH bervariasi sesuai kategori penerima:
- Ibu hamil: Rp3.000.000/tahun (Rp750.000/tahap) - Anak usia dini (0-6 tahun): Rp3.000.000/tahun (Rp750.000/tahap) - Siswa SD/sederajat: Rp900.000/tahun (Rp225.000/tahap) - Siswa SMP/sederajat: Rp1.500.000/tahun (Rp375.000/tahap) - Siswa SMA/sederajat: Rp2.000.000/tahun (Rp500.000/tahap) - Disabilitas berat: Rp2.400.000/tahun (Rp600.000/tahap) - Lansia 60 tahun ke atas: Rp2.400.000/tahun (Rp600.000/tahap)Sementara untuk BPNT, besaran bantuan tetap Rp200.000 per bulan atau Rp600.000 per tahap (tiga bulan).
Prediksi Jadwal Pencairan
Meskipun belum ada jadwal pasti dari Kemensos, berdasarkan perkembangan status di SIKS-NG yang telah mencapai final closing, prediksi pencairan akan dimulai awal September 2025.