Bungko News – Pemerintah tengah menyiapkan perubahan fundamental dalam skema penyaluran bantuan sosial (bansos) yang selama ini berjalan.
Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Panjaitan, mengungkapkan bahwa bansos akan dialihkan menjadi transfer tunai langsung sebesar Rp5,4 juta per orang.
“Mungkin akhir tahun ini akan ada digital single ID yang mengakibatkan semua bansos atau direct cash transfer itu akan targeted.
Jadi akan sesuai, dan itu akan menghemat angka cukup besar,” ujar Luhut dalam keterangannya, Kamis (11/6/2026).
Digital Single ID dan AI untuk Penyaluran Tepat Sasaran
Skema baru ini akan ditopang oleh sistem Digital Single ID yang saat ini tengah dikembangkan pemerintah sebagai bagian dari digitalisasi layanan publik berbasis kecerdasan buatan (AI).
Sistem ini dirancang untuk mengintegrasikan data kependudukan, kesejahteraan, dan perbankan dalam satu identitas digital tunggal bagi setiap warga.
Menurut Luhut, integrasi data melalui Digital Single ID akan membuat penyaluran bansos dan bantuan langsung tunai (BLT) lebih tepat sasaran karena penerima dapat teridentifikasi secara lebih akurat.