Berita

Jangan Sampai Salah! Ini Cara Cek Desil Bansos 2026 Lewat HP dengan NIK KTP, Pencairan PKH dan BPNT Mei Sedang Berlangsung

Diperbarui 0 6 mnt baca 1,125 kata 4 halaman
Jangan Sampai Salah! Ini Cara Cek Desil Bansos 2026 Lewat HP dengan NIK KTP, Pencairan PKH dan BPNT Mei Sedang Berlangsung
Jangan Sampai Salah! Ini Cara Cek Desil Bansos 2026 Lewat HP dengan NIK KTP, Pencairan PKH dan BPNT Mei Sedang Berlangsung...

Sementara itu, BPNT diberikan sebesar Rp200.000 per bulan atau Rp600.000 setiap tiga bulan.

Cicilan Panduan: Dua Cara Cek Desil dan Bansos via HP Pakai NIK KTP

1. Cek Desil via Website Resmi Kemensos

Cara ini paling cepat dan mudah karena tidak perlu registrasi akun.

Langkah-langkah:

  1. Buka browser di HP atau komputer
  2. Akses laman resmi: cekbansos.kemensos.go.id
  3. Masukkan NIK 16 digit sesuai KTP
  4. Ketik kode captcha yang muncul di layar (refresh jika kurang jelas)
  5. Klik tombol "Cari Data"

Sistem akan langsung menampilkan informasi lengkap, mulai dari nama penerima, kelompok desil, hingga status bantuan PKH dan BPNT yang diterima.

Jika tertulis angka desil 1, 2, 3, atau 4, maka keluarga tersebut berpeluang mendapatkan bansos.

Pastikan juga kolom bantuan menunjukkan keterangan "YA" untuk memastikan status sebagai penerima aktif.

2. Cek Desil via Aplikasi Cek Bansos

Aplikasi ini menyediakan fitur lebih lengkap, termasuk usul dan sanggah data, serta pemantauan berkala.

Langkah-langkah:

  1. Unduh aplikasi "Cek Bansos" di Play Store (Android) atau App Store (iOS)
  2. Buka aplikasi dan buat akun terlebih dahulu
  3. Lengkapi data yang diminta: NIK, nomor KK, nama lengkap, dan alamat domisili
  4. Unggah foto KTP dan foto selfie untuk verifikasi
  5. Tunggu verifikasi selesai, lalu login ke akun
  6. Pilih menu "Cek Bansos"
  7. Masukkan NIK KTP
  8. Klik "Cari Data" untuk melihat informasi status bansos, desil, dan periode penyaluran

Melalui aplikasi ini, masyarakat juga bisa melihat informasi pemeringkatan kesejahteraan yang lebih detail.

Untuk angka desil yang paling akurat, masyarakat dapat bertanya langsung kepada pendamping PKH atau petugas operator SIKS-NG di tingkat desa atau kelurahan, karena mereka memiliki akses data real-time.

Apa yang Harus Dilakukan Jika Nama Tidak Terdaftar?

Apabila setelah melakukan pengecekan nama tidak muncul sebagai penerima bansos, ada beberapa kemungkinan penyebab berdasarkan sistem DTSEN:

  1. Naik kelas (audit lapangan): Kondisi ekonomi keluarga dinilai telah membaik sehingga angka desil naik di atas 4.
  2. Anomali data: Terjadi ketidaksinkronan data antara Dukcapil daerah dengan data pusat DTSEN.
  3. Siklus pembaruan: Nama masih dalam proses pemutakhiran data penerima.
  4. Kehilangan komponen PKH: KPM sudah tidak memiliki komponen bantuan di dalam keluarganya.
  5. Data anomali: Data rekening bank tidak sinkron dengan data DTKS terbaru.

Berita Terkait