Berita

Cek Sekarang! Kemensos Tambah 475 Ribu Penerima PKH & BPNT, Prioritas Desil 1-4 Versi DTSEN

Redaksi 0 5 menit 2 halaman
Cek Sekarang! Kemensos Tambah 475 Ribu Penerima PKH & BPNT, Prioritas Desil 1-4 Versi DTSEN
Cek Sekarang! Kemensos Tambah 475 Ribu Penerima PKH & BPNT, Prioritas Desil 1-4 Versi DTSEN — "Setiap triwulan pasti ada p...

Bungko NewsPemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) kembali memperbarui data penerima bantuan sosial untuk triwulan II tahun 2026.

Sebanyak 475.821 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) baru resmi dimasukkan dalam daftar penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) untuk periode April hingga Juni mendatang.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menjelaskan bahwa perubahan data ini merupakan hal yang wajar.

"Setiap triwulan pasti ada perubahan-perubahan penerima manfaat.

Untuk triwulan kedua ini, ada lebih dari 470.000 KPM baru yang mendapatkan bantuan," ujar Gus Ipul dalam keterangannya, Sabtu (9/5/2026).

Penerima Baru Hasil Rotasi, Bukan Penambahan Kuota

Meski terdapat ratusan ribu nama baru, Kemensos menegaskan bahwa pagu penerima bansos secara nasional tetap stabil.

Penambahan 475 ribu KPM baru ini bersifat rotasi, yaitu menggantikan penerima lama yang dicopot karena berbagai alasan.

Beberapa KPM lama dikeluarkan karena kondisi ekonominya dianggap sudah membaik (naik kelas), meninggal dunia, atau terdeteksi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), anggota TNI/Polri, maupun anggota legislatif beserta keluarganya.

Pusat Data dan Informasi Kesejahteraan Sosial (Pusdatinkesos) menyatakan, data penerima baru ini didapat melalui verifikasi ketat dari berbagai sumber usulan di tingkat akar rumput, mulai dari desa, kelurahan, dinas sosial, hingga usulan melalui aplikasi Cek Bansos.

Sistem DTSEN dan Prioritas Desil 1–4

Pemerintah kini menggunakan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai acuan utama dalam menentukan penerima bansos, menggantikan sistem DTKS sebelumnya.

Dalam skema DTSEN, masyarakat dibagi ke dalam 10 desil (tingkat kesejahteraan).

Desil 1 merupakan kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan 10 persen terbawah, sedangkan desil 10 adalah kelompok paling sejahtera.

Untuk triwulan II 2026, prioritas penerima bansos PKH dan BPNT difokuskan pada masyarakat yang masuk dalam desil 1 hingga desil 4.

Kelompok desil 5 umumnya tidak lagi menerima PKH/BPNT penuh, meskipun masih berpeluang mendapatkan bantuan kesehatan melalui program Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK).

Kelompok desil prioritas yang disasar meliputi:

  • Desil 1: Kelompok paling miskin/miskin ekstrem

  • Desil 2: Kelompok rentan miskin

  • Desil 3: Kelompok hampir miskin yang telah lolos verifikasi

  • Desil 4: Kelompok rentan miskin

Siapa Saja yang Berpotensi Menjadi Penerima Baru?

Menurut Kemensos, penambahan KPM baru umumnya berasal dari keluarga miskin atau rentan yang sebelumnya belum terdaftar dalam sistem DTSEN, namun setelah melalui proses verifikasi ulang dinilai memenuhi kriteria penerima bansos.

Beberapa kelompok yang berpeluang besar antara lain:

  • Keluarga yang baru masuk data hasil pendataan ulang oleh operator desa

  • Warga yang mengalami penurunan kondisi ekonomi secara signifikan

  • Keluarga yang sebelumnya mengajukan usulan melalui aplikasi Cek Bansos atau perangkat desa setempat

  • Warga yang sebelumnya tidak terdata karena belum memiliki NIK (masalah administrasi kependudukan)

Cara Cek Status Penerima Bansos dengan NIK KTP

Masyarakat dapat mengecek status penerimaan bansos secara online dan mandiri melalui dua kanal resmi Kemensos:

Hak Cipta Dilindungi. Dilarang keras mengutip, menyalin, atau mereproduksi sebagian maupun seluruh isi artikel ini untuk tujuan komersial, termasuk pembuatan konten media sosial, tanpa izin tertulis dari Redaksi.

Bagikan

Komentar tersedia di halaman terakhir

Berita Terkait