Berita

BOCORAN! Ini 10 Fasilitas Sekolah Rakyat yang Bikin Kelas Elite Iri: Dari Seragam Branded hingga Snack 2 Kali Sehari

Diperbarui 0 6 mnt baca 1,054 kata 4 halaman
BOCORAN! Ini 10 Fasilitas Sekolah Rakyat yang Bikin Kelas Elite Iri: Dari Seragam Branded hingga Snack 2 Kali Sehari

JAKARTA - Kementerian Sosial terus menggenjot program unggulan "Sekolah Rakyat" sebagai upaya memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan gratis bagi anak-anak keluarga kurang mampu.

Program yang merupakan gagasan Presiden Prabowo Subianto ini telah menjangkau ribuan siswa di seluruh Indonesia dengan fasilitas lengkap tanpa dipungut biaya sepeser pun.

Sekolah Rakyat tidak hanya menyediakan pendidikan formal, tetapi juga terintegrasi dengan berbagai program bantuan sosial, pemberdayaan ekonomi, hingga jaminan kesehatan untuk siswa beserta keluarganya.

Hingga Agustus 2025, tercatat 100 titik Sekolah Rakyat tahap pertama telah beroperasi dan akan bertambah 65 titik lagi pada September, sehingga total 165 Sekolah Rakyat ditargetkan berjalan tahun ini dengan kapasitas 15.895 siswa.

Fasilitas Lengkap Tanpa Biaya

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau akrab disapa Gus Ipul menegaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan bentuk keadilan sosial bagi keluarga yang belum terbawa dalam proses pembangunan.

"Presiden ingin memuliakan mereka, mengafirmasi mereka, membela mereka dengan kebijakan-kebijakan yang bisa membuat mereka lebih berdaya dan nanti ikut berkontribusi dalam Indonesia Emas 2045," kata Gus Ipul.

Para siswa Sekolah Rakyat mendapatkan fasilitas lengkap tanpa biaya, antara lain:

- Seragam sekolah lengkap - Makan tiga kali sehari plus snack dua kali yang bergizi dan sehat - Tempat tidur nyaman di asrama - Ruang belajar yang representatif - Keperluan sehari-hari seperti sabun dan perlengkapan lainnya - Semua kebutuhan ditanggung oleh negara

"Jadi enggak perlu dikasih uang saku kalau anaknya sekolah di sekolah rakyat. Ini program andalannya Pak Prabowo, Pak Presiden," ujar Sukron, narasumber dalam live streaming YouTube channel Sukron Channel yang membahas berbagai program bantuan sosial.

Target Penerima dan Pendaftaran

Sekolah Rakyat menyasar anak-anak dari keluarga dengan tingkat kesejahteraan terendah, khususnya keluarga yang masuk desil 1, 2, atau 3.

Program ini juga terbuka bagi keluarga penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang masuk desil 1 sampai 4 atau 5.

Bagi masyarakat yang ingin mendaftarkan anaknya ke Sekolah Rakyat, perlu memastikan terlebih dahulu apakah di daerahnya telah dibuka Sekolah Rakyat atau belum.

"Karena se-Indonesia ini tidak semua daerah, tapi nanti ke depannya akan ada sekolah rakyat di seluruh daerah. Ini masih bertahap," jelas Sukron.

Jika di daerah tersebut telah tersedia Sekolah Rakyat dan masih membuka pendaftaran, pendaftaran dapat dilakukan melalui:

- Pendamping PKH masing-masing - Pemerintah desa atau kelurahan - Dinas Sosial setempat

Saat ini, beberapa daerah seperti Banyuwangi masih membuka peluang pendaftaran untuk jenjang SMA dengan kuota yang masih banyak.

Integrasi dengan Program Bantuan Sosial Lainnya

Salah satu keunggulan Sekolah Rakyat adalah integrasinya dengan berbagai program bantuan sosial lainnya.

Keluarga siswa Sekolah Rakyat terdaftar sebagai penerima manfaat bantuan sosial seperti PKH, bantuan sembako, jaminan kesehatan PBI-JK.

Mereka juga terhubung ke koperasi desa Merah Putih, dilibatkan dalam program pemberdayaan sosial ekonomi (PPSE), serta menjadi sasaran program pembangunan tiga juta rumah layak huni.

"Nah, ini saya baru saja dapat informasi itu nanti bansosnya akan lanjut terus. Ditambah juga bantuan-bantuan pelengkap. Nah, nanti diusahakan biar dapat. Bahkan yang orang tuanya rumahnya tidak layak, yang anaknya sekolah rakyat itu akan dapat bedah rumah ya. Bahkan akan dikasih bantuan-bantuan kewirausahaan atau modal usaha bagi yang masih kuat bekerja atau produktif," tambah Sukron.

Berdasarkan data dari Kementerian Sosial, ada sebanyak 2.007 siswa Sekolah Rakyat yang akan menerima dukungan Program Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK) mulai Agustus 2025.

Jumlah tersebut sebelumnya belum mendapatkan jaminan kesehatan berdasarkan hasil verifikasi dari 9.705 siswa yang telah diterima di 100 titik Sekolah Rakyat tahap pertama.

Program Bantuan Sosial Lainnya

Selain Sekolah Rakyat, pemerintah juga memiliki berbagai program bantuan sosial lainnya seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), dan Program Indonesia Pintar (PIP).

Program Keluarga Harapan (PKH)

PKH merupakan program bantuan sosial bersyarat bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang ditujukan untuk keluarga sangat miskin.

Berdasarkan data dari Kementerian Sosial, bansos PKH pada bulan September telah disalurkan ke 7,4 juta keluarga penerima manfaat (KPM), setara 74,43% per 15 September 2025.

Jadwal pencairan bansos PKH:

- Tahap 1: Januari-Maret 2025 - Tahap 2: April-Juni 2025 - Tahap 3: Juli-September 2025 - Tahap 4: Oktober-Desember 2025

Nilai Bansos PKH per Kategori:

- Ibu Hamil: Rp 750.000/tahap - Anak Usia Dini: Rp 750.000/tahap - SD: Rp 225.000/tahap - SMP: Rp 375.000/tahap - SMA: Rp 500.000/tahap - Disabilitas Berat: Rp 600.000/tahap - Lanjut Usia: Rp 600.000/tahap

Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau Kartu Sembako

BPNT merupakan program bantuan sosial berupa uang yang disalurkan melalui kartu elektronik (kartu sembako) yang dapat digunakan untuk membeli bahan pangan pokok di e-warong atau agen Bank Himbara.

Data bansos BPNT telah menjangkau 13,6 juta KPM atau 75,89% per 15 September 2025, dengan dana Rp 8,2 triliun.

Penerima BPNT mendapat Rp 200.000 per bulan, disalurkan sekali per triwulan sebesar Rp600.000.

Bansos tersebut akan ditransfer langsung ke rekening KPM melalui Bank Himbara.

Program Indonesia Pintar (PIP)

PIP merupakan program bantuan berupa uang tunai, perluasan akses, dan kesempatan belajar dari pemerintah yang diberikan kepada peserta didik dan mahasiswa yang berasal dari keluarga miskin atau rentan miskin untuk membiayai pendidikan.

Cara Mengecek Status Penerima Bantuan

Masyarakat dapat mengecek status penerima bantuan sosial melalui laman resmi cekbansos.kemensos.go.id.

Berikut langkah-langkahnya:

1. Kunjungi laman cekbansos.kemensos.go.id 2. Pilih provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa/kelurahan tempat tinggal 3. Masukkan nama lengkap sesuai KTP 4. Ketik kode captcha yang tersedia 5. Klik tombol "Cari Data"

Bagi yang mengalami kendala dalam pengecekan, dapat meminta bantuan kepada pendamping PKH, TKSK, atau operator desa/kelurahan untuk mengakses Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial (SIKS) yang lebih lengkap.

Tantangan dan Solusi

Meskipun program-program bantuan sosial telah berjalan, masih terdapat beberapa kendala yang dihadapi masyarakat, seperti keterlambatan pencairan dana, status penerima yang "exclude", serta proses peralihan kartu.

"Bagi yang statusnya exclude di SIKS, berarti sudah tidak dapat lagi bantuan sosial. Penyebab exclude bisa karena terindikasi terlibat judi online dari laporan PPATK, atau karena anggota keluarga sudah bekerja dengan gaji di atas UMR, menjadi ASN, PNS, TNI, polisi, atau guru," jelas Sukron.

Namun demikian, bagi yang masih berstatus aktif tetapi belum menerima bantuan, diimbau untuk bersabar karena proses penyaluran masih berlangsung secara bertahap.

"Kalau statusnya itu bukan exclude, itu masih harus menunggu. Tinggal menunggu saja kok ya," tambahnya.

Program Sekolah Rakyat dan berbagai bantuan sosial lainnya diharapkan dapat memberikan solusi bagi masyarakat kurang mampu untuk mengakses pendidikan dan kesejahteraan.

Dengan dukungan yang tepat, anak-anak dari keluarga miskin kini dapat berani bermimpi meraih cita-cita setinggi langit.

***

Berita Terkait