Bungko News – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Sosial (Kemensos) terus berinovasi dalam penyaluran bantuan sosial (bansos) agar lebih tepat sasaran, transparan, dan efisien.
Salah satu terobosan terbaru adalah Portal Perlindungan Sosial (Perlinsos) , sebuah platform digital yang memungkinkan masyarakat mendaftar dan memantau pengajuan bantuan sosial secara mandiri.
Portal ini dapat diakses melalui alamat resmi: perlinsos.kemensos.go.id
Artikel ini akan menjawab secara lengkap empat pertanyaan utama masyarakat mengenai Portal Perlinsos.
1. Apakah Portal Ini Hanya Bisa Diakses Oleh Mereka yang Selama Ini Menerima Bansos?
Jawabannya: TIDAK.
Portal Perlinsos terbuka untuk seluruh masyarakat yang ingin mendaftar sebagai calon penerima bantuan sosial, bukan hanya bagi mereka yang sudah terdaftar sebagai penerima bansos sebelumnya.
Sistem ini dirancang untuk menjaring penerima manfaat baru yang memenuhi kriteria, sekaligus memverifikasi ulang data penerima lama agar bantuan tepat sasaran.
Pendaftaran dilakukan secara gratis dan tidak dipungut biaya apa pun.
Syarat Utama Mengakses Portal Perlinsos:
-
Memiliki Identitas Kependudukan Digital (IKD) yang sudah diaktivasi.
-
Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang terdaftar di Dukcapil.
-
Nomor telepon aktif dan alamat email untuk verifikasi.
IKD adalah versi digital dari KTP-el dan Kartu Keluarga yang diterbitkan oleh Ditjen Dukcapil.
Aktivasi IKD dapat dilakukan di kelurahan, kecamatan, Sentra Pelayanan Publik (SPP), atau Mal Pelayanan Publik (MPP).
Cara Pendaftaran:
Masyarakat dapat mendaftar melalui dua cara:
-
Mandiri: melalui portal perlinsos.kemensos.go.id dengan login menggunakan IKD.
-
Melalui Agen Perlinsos: bagi yang memiliki keterbatasan akses digital, dapat dibantu oleh agen yang terdiri dari Pendamping PKH, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), dan Operator Desa.
Proses pendaftaran mandiri terbilang cepat, hanya membutuhkan waktu sekitar 5-10 menit.
2. Apakah Ada Jadwal Khusus untuk Pengusulan?
Ya, terdapat jadwal khusus untuk pengusulan bantuan melalui Portal Perlinsos.
Namun perlu dicatat bahwa jadwal ini bervariasi antar daerah karena implementasi Perlinsos dilakukan secara bertahap (pilot project) di berbagai wilayah.