Bungko News – Memasuki penghujung Juni 2026, kabar gembira datang dari Kementerian Sosial (Kemensos) terkait penyaluran bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Pemerintah resmi menetapkan jadwal pencairan bansos tahap 3 yang akan berlangsung mulai Juli 2026 untuk alokasi bulan Juli, Agustus, dan September.
Proses ini menandai transisi penting setelah penutupan periode salur tahap 2 yang berakhir pada 30 Juni 2026.
Penutupan Tahap 2 dan Persiapan Menuju Tahap 3
Saat ini, para pendamping sosial di seluruh Indonesia tengah menyelesaikan proses rekonsiliasi penyaluran PKH dan BPNT tahap 2. Sesuai jadwal resmi, tanggal 30 Juni 2026 menjadi batas akhir (cut off) pelaporan penyaluran bansos tahap 2.
Setelah tanggal tersebut, sistem Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) akan dikunci untuk merekap daftar nama penerima yang berhak melanjutkan ke pencairan tahap 3.
Namun di tengah kesibukan persiapan penutupan tersebut, terdapat kabar kejutan yang sangat membahagiakan.
Berdasarkan laporan terbaru, Kementerian Sosial kembali menerbitkan SP2D pencairan susulan yang masuk ke dalam termin 6, dengan total 22.928 KPM yang berhasil divalidasi.
Rincian penyaluran perbankan adalah sebagai berikut:
| Bank | Jumlah KPM |
|---|---|
| Bank BNI | 18.145 KPM |
| Bank BRI | 2.686 KPM |
| Bank BSI | 1.225 KPM |
| Bank Mandiri | 872 KPM |
Pencairan susulan ini sebagian besar menyasar KPM BPNT murni yang lolos proses validasi sistem Kemensos, serta KPM lama yang datanya sempat tidak aktif namun kini kembali dinyatakan valid.
Status di sistem pun sudah menunjukkan standing instruction (SI), yang berarti dana sudah masuk ke rekening dan siap ditarik di ATM terdekat.
Skema dan Nominal Bansos Tahap 3
Memasuki tahap 3, pemerintah menyiapkan penyaluran bansos dengan skala besar yang menyasar 10,5 juta KPM untuk PKH dan 18,6 juta KPM untuk BPNT.