Saat ditelusuri, klaim ini muncul dari berbagai postingan di grup Telegram, TikTok, hingga lusinan tautan tidak jelas yang membagikan daftar email dan kata sandi dengan deskripsi.
Beredar puluhan akun yang diklaim masih aktif, mencakup email seperti [email protected], [email protected], hingga [email protected] dengan kata sandi yang mayoritas menggunakan kombinasi angka standar seperti major1799, ivanpro67, atau aa12345aa.
Menurut analisis situs Priangan Insider, fenomena ini umumnya memicu gelombang login massal meskipun mayoritas gagal, karena biasanya akun tersebut sudah direbut oleh pemilik asli atau password telah diubah.
Pakar keamanan siber, Alfons Tanujaya dari BSSN, menyebut 90% kasus serupa berujung pada bencana bagi pengguna yang coba-coba, mulai dari pemulihan akun oleh pemilik lama hingga identitas curian melalui password lemah.
Pencarian akun Sultan hanya bermodalkan email dan password yang beredar luas adalah misi yang hampir mustahil.
⚠️ Risiko Besar! Hati-hati, Ini Modus Penipuan atau Phishing
Pakar keamanan siber dan kebijakan Garena dengan tegas memperingatkan bahwa tawaran ini bukanlah keberuntungan, melainkan perangkap.
Berikut adalah ancaman nyata yang mengintai siapa saja yang nekat login:
1. Pencurian Data Pribadi (Phishing)
Situs atau penyebar akun biasanya tidak hanya memberikan akses.
Mereka juga sering memasang link perangkap.
Jika tidak hati-hati, data login akun asli kamu sendiri bisa ikut terambil.
2. Akun Kena Ban Permanen
Garena sangat ketat terhadap aktivitas ilegal.
Berbagi akun (akun sharing) dilarang keras dalam Term of Service (TOS) mereka.
Sistem deteksi otomatis Garena bisa melumpuhkan akses kapan saja, yang berarti akun yang kamu pakai beserta perangkatmu bisa diblokir permanen.