2. Nilai berlaku selama dua tahun
Hasil tes akan berlaku selama dua tahun, mirip seperti sertifikat TOEFL.
Jadi, peserta tidak harus mengulang dari nol setiap kali ada pembukaan CPNS.
3. Subtes tidak perlu diulang semua
Kalau gagal di salah satu subtes, misalnya Tes Intelegensi Umum (TIU), maka pada kesempatan berikutnya peserta hanya mengulang bagian yang belum lulus.
"Nanti hasil tes ini seperti tes TOEFL—bisa dipakai selama dua tahun," jelas Prof. Zudan dalam Pembukaan Pelatihan Dasar CPNS dan Orientasi PPPK Kemenag pada 14 Juli 2025 lalu.
Menurut Zudan, sistem baru ini diterapkan untuk efisiensi biaya.
"Tahun 2024-2025 ini kita mengetes 6,6 juta orang untuk diterima 1 juta menjadi CPNS. Biayanya 1,1 Triliun untuk mengetes, yang diterima hanya 1 Juta. Jadi mahal sekali ongkosnya," terang Zudan.
Daftar Instansi Pusat hingga Daerah yang Sepi Peminat
Berdasarkan data dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui akun Instagram resmi @bkngoidofficial, berikut adalah daftar instansi pusat dan daerah yang sepi peminat pada CPNS 2024:
Instansi pusat:
1. Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Formasi: 65 Pelamar: 391
2. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Formasi: 61 Pelamar: 478
3. Setjen KOMNAS HAM Formasi: 38 Pelamar: 510