Ekonomi

Tak Sendirian, Indonesia Masuk Kelas Menengah: Perbandingan Harga Pertamax dengan Filipina, Vietnam, dan Thailand

Diperbarui 0 6 mnt baca 1,146 kata 4 halaman
Tak Sendirian, Indonesia Masuk Kelas Menengah: Perbandingan Harga Pertamax dengan Filipina, Vietnam, dan Thailand
Tak Sendirian, Indonesia Masuk Kelas Menengah: Perbandingan Harga Pertamax dengan Filipina, Vietnam, dan Thailand — Pertam...

Berdasarkan data terbaru, bensin RON 95 di Vietnam dijual dengan harga sekitar 24.330 Dong per liter, yang jika dikonversikan setara dengan Rp15.678 hingga Rp16.000 per liter.

Angka ini nyaris sejajar dengan harga Pertamax terbaru di Indonesia.

Brunei Darussalam

Brunei, sebagai negara penghasil minyak mentah yang besar, berhasil mempertahankan harga BBM yang sangat murah.

Harga premium (setara RON 90-92) di Brunei bertahan di kisaran 0,53 Dolar Brunei atau sekitar Rp6.400 per liter, sementara varian RON 97 dijual di level 0,88 Dolar Brunei atau setara Rp10.700 per liter.

Mengapa Harga BBM Berbeda di Setiap Negara?

Perbedaan harga BBM yang signifikan di kawasan ASEAN tidak hanya dipengaruhi oleh harga minyak dunia sebagai patokan utama.

Kebijakan pemerintah masing-masing negara memegang peranan yang sangat besar dalam menentukan harga jual kepada masyarakat.

Faktor-faktor utama yang menyebabkan disparitas tersebut antara lain:

  1. Kebijakan Subsidi Energi: Negara-negara seperti Malaysia, Indonesia, dan Brunei masih menerapkan subsidi besar-besaran untuk jenis BBM tertentu guna menjaga daya beli masyarakat. Sementara itu, negara seperti Singapura sama sekali tidak memberikan subsidi dan justru menerapkan pajak karbon serta instrumen fiskal lainnya yang membuat harga BBM menjadi lebih tinggi untuk mengendalikan konsumsi bahan bakar fosil.

  2. Kemampuan Produksi Domestik: Brunei Darussalam dan Indonesia merupakan negara produsen minyak mentah yang cukup besar di kawasan. Hal ini memberikan ruang fiskal yang lebih luas untuk menjaga stabilitas harga energi domestik dibandingkan negara-negara pengimpor BBM seperti Filipina dan Singapura.

  3. Struktur Pajak: Thailand dikenal memiliki struktur pajak yang ketat untuk BBM, yang menyebabkan harga di tingkat konsumen menjadi lebih tinggi meskipun harga minyak mentah dunia sedang turun.

  4. Fluktuasi Nilai Tukar: Negara dengan mata uang yang cenderung stabil terhadap dolar AS akan lebih mampu menahan gejolak kenaikan harga minyak dunia. Saat ini, kurs rupiah terhadap dolar AS berada di kisaran Rp17.900 per dolar AS, setelah sempat menembus level Rp18.000.

Berita Terkait