JAKARTA - Pemerintah resmi mempercepat pencairan tujuh program bantuan sosial (bansos) yang akan disalurkan pada Agustus 2025.
Jutaan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Indonesia diminta untuk menyiapkan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) mereka karena dana bantuan diprediksi akan masuk dalam waktu dekat.
Pencairan bansos tahap ketiga ini mencakup Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT), Program Indonesia Pintar (PIP), hingga Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi unggulan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Tujuh Bansos yang Cair Agustus 2025
Berdasarkan informasi dari Kementerian Sosial dan sumber resmi pemerintah, berikut tujuh bansos yang akan disalurkan pada Agustus 2025:
1. Program Keluarga Harapan (PKH) Tahap 3
PKH tahap ketiga akan disalurkan untuk periode Juli-September 2025.
Bantuan ini diperuntukkan bagi keluarga terdaftar dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) dengan nominal bervariasi sesuai komponen:
- Ibu hamil/nifas: Rp750.000 - Anak usia dini (0-6 tahun): Rp750.000 - Siswa SD: Rp225.000 - Siswa SMP: Rp375.000 - Siswa SMA: Rp500.000 - Lansia: Rp600.000 - Penyandang disabilitas berat: Rp600.0002. Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) Tahap 3
BPNT tahap ketiga akan disalurkan melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dengan besaran Rp200.000 per bulan untuk periode Juli-September 2025.
Total bantuan yang akan diterima KPM mencapai Rp600.000 yang dicairkan sekaligus.
3. Program Indonesia Pintar (PIP) 2025
Bantuan pendidikan ini disalurkan langsung ke rekening siswa atau sekolah yang ditunjuk dengan rincian:
- SD: Rp450.000 per tahun - SMP: Rp750.000 per tahun - SMA/SMK: Rp1.800.000 per tahunKhusus bagi KPM yang memiliki anak sekolah yang sudah masuk SK nominasi pencairan di tahun 2025 dan telah melakukan aktivasi rekening.
4. Bantuan Pangan Beras 20 Kg
Pemerintah akan menyalurkan bantuan pangan berupa beras 20 kg khusus bagi KPM yang belum menerima tambahan bantuan pangan dari pemerintah.
Proses pencairannya untuk tahap susulan pada bulan Agustus masih terus disalurkan di berbagai daerah.
5. Bantuan ATENSI untuk Anak Yatim Piatu (YAPI)
Bantuan ini diberikan kepada anak yatim/piatu berusia di bawah 18 tahun yang berasal dari keluarga miskin, rentan, atau disabilitas.
Besaran bantuan Rp200.000 per bulan dengan total untuk Juli-September 2025 mencapai Rp600.000 yang disalurkan langsung ke rekening penerima secara non-tunai.
6. Program Makan Bergizi Gratis (MBG)
Program unggulan Presiden Prabowo ini telah menjangkau 20 juta penerima manfaat yang terdiri dari anak sekolah, anak belum sekolah, ibu hamil, dan ibu menyusui di seluruh Indonesia.
Hingga pertengahan Agustus 2025, sudah berdiri 5.905 dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi di 38 provinsi.
Program ini tidak hanya memberikan makanan bergizi tetapi juga menciptakan 290 ribu lapangan kerja baru di sektor dapur umum dan melibatkan sekitar 1 juta petani, nelayan, peternak, serta pelaku UMKM.
7. BLT Dana Desa
BLT Dana Desa disalurkan secara rapelan untuk Juli-September 2025 dengan total bantuan Rp600.000-Rp900.000, tergantung kebijakan desa.
Hingga 14 Juli 2025, realisasi Dana Desa telah mencapai Rp40,34 triliun atau 58,46% dari pagu Rp69 triliun, dengan Rp1,62 triliun digunakan untuk BLT Desa yang menjangkau 7.918 desa di seluruh Indonesia.
Cara Cek Status Penerima Bansos
Masyarakat dapat memeriksa status penerimaan bansos dengan cara:
1. Kunjungi: https://cekbansos.kemensos.go.id 2. Pilih wilayah domisili 3. Masukkan nama lengkap sesuai KTP 4. Masukkan kode captcha 5. Klik "Cari Data"Sistem akan menampilkan apakah nama tersebut terdaftar sebagai penerima bantuan, termasuk jenis bantuan dan periode pencairan.
Untuk pengecekan PIP 2025, masyarakat dapat:
1. Siapkan NISN dan NIK siswa 2. Buka situs https://pip.kemdikdasmen.go.id 3. Masukkan NISN dan NIK pada kolom pencarian 4. Klik tombol "Cari"Proses Pencairan yang Dipercepat
Kementerian Sosial telah mengeluarkan surat edaran yang berfokus pada distribusi Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dan buku tabungan bagi KPM hasil program Burekol (Buka Rekening Kolektif).
Untuk penyalurannya, KPM baru yang terdata akan beralih dari pencairan melalui PT Pos Indonesia ke bank Himbara (Mandiri, BRI, dan BSI).
Pencairan dana bansos diperkirakan dimulai pada akhir Agustus atau dalam 10 hari terakhir bulan Agustus 2025.
Masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi resmi dari pemerintah dan menyiapkan dokumen yang diperlukan untuk menghindari penyalahgunaan data.
***