3. Bantuan Tambahan yang Menyusul: PIP, YAPI, Bansos Iduladha
Pemerintah juga membatasi tenggat waktu hingga akhir Mei 2026 untuk penyaluran bantuan komplementer lainnya.
Berikut daftar bansos yang menyusul beserta skema penyalurannya:
Program Indonesia Pintar (PIP)
Bantuan pendidikan ini mulai memasuki penyaluran termin kedua pada Mei 2026.
PIP Termin 2 dijadwalkan berlangsung dari Mei hingga September 2026.
Besaran bantuan PIP berbeda sesuai jenjang pendidikan:
-
SD / sederajat: Rp450.000 per tahun
-
SMP / sederajat: Rp750.000 per tahun
-
SMA / SMK / sederajat: hingga Rp1.800.000 per tahun
Khusus untuk siswa kelas akhir (kelas 6 SD, kelas 9 SMP, dan kelas 12 SMA/SMK), besaran yang diterima hanya setengah dari total tahunan karena hanya menempuh satu semester di tahun ajaran berjalan.
Cara Cek Penerima PIP:
-
Buka laman pip.kemdikbud.go.id
-
Masukkan NISN (Nomor Induk Siswa Nasional)
-
Masukkan NIK (Nomor Induk Kependudukan)
-
Isi kode captcha yang muncul
-
Klik tombol "Cek Penerima PIP"
-
Jika nama siswa muncul, artinya tercatat sebagai penerima bantuan
Atensi Yatim Piatu (YAPI): Bantuan Rp600.000
Bantuan tunai khusus anak yatim, piatu, atau yatim piatu ini sudah mulai dicairkan di berbagai daerah.
Nilai bantuan YAPI tahap 2 untuk periode April-Juni 2026 adalah Rp600.000 per anak penerima (akumulasi dari Rp200.000 per bulan selama tiga bulan).
Penyaluran dilakukan melalui jaringan Bank Mandiri dan Bank Syariah Indonesia (BSI).
Bagi wilayah tertentu, penyaluran juga dibantu oleh PT Pos Indonesia.
Penerima wajib membawa surat undangan resmi dari pihak desa/kelurahan saat jadwal pengambilan.
Bansos Bonus Jelang Iduladha 2026: 20 kg Beras + 4 Liter Minyak Goreng
Pemerintah menyiapkan bansos bonus sebagai bentuk penebalan stimulus menyambut Hari Raya Iduladha 2026.
Bantuan tambahan ini merupakan kelanjutan dari program pangan yang telah disalurkan pada bulan Ramadhan lalu.
Rincian bansos bonus yang akan cair segera:
-
Alokasi April: 10 kg beras dan 2 liter minyak goreng
-
Alokasi Mei: 10 kg beras dan 2 liter minyak goreng
-
Total: 20 kg beras dan 4 liter minyak goreng
Program ini ditujukan untuk 33,2 juta KPM yang berasal dari sebagian penerima PKH, BPNT, dan BLT KESRA desil 1 sampai 4. Pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp4,92 triliun untuk merealisasikannya.